Lama Tidak Berjumpa Persik Kediri, Ahmad Alfarizi Menyebutkan Tensi Laga Akan Tetap Panas

Dengan memboyong 23 pilar Arema FC bakal melakoni seri ketiga Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Rombongan Singo Edan sudah berada di Yogyakarta sejak hari Rabu (17/11/2021).

Musuh perdana yang bakal diladeni Singo Edan pada seri ketiga ajang kasta teratas Indonesia adalah Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021).

Klub asal Malang ini lebih diunggulkan dalam duel ini. Unggul materi punggawa dan posisi di klasemen sementara jadi alasannya. Tetapi kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi tidak ingin terlalai dengan perkiraan itu.

Menurut Macan Putih bisa saja memberikan kejutan bareng nahkoda anyar, Javier Roca. “Kami pesiapan tetap normal seperti pertandingan lain. Menjalankan instruksi pelatih selama persiapan untuk melawan Persik,” kata pemain yang akrab disapa Jhon ini.

Sesungguhnya, Singo Edan sudah lama tidak berjumpa dengan tim asal Kediri itu. Terakhir dua klub bertemu di ISL 2014 silam. Lantaran usai itu Macan Putih terdegradasi. Jadi, tujuh tahun lamanya kedua klub baru mampu berjumpa lagi.

Bagi pemain asal Malang ini, meskipun lama tidak meladeni Macan Putih, atmosfer laga dirasa akan sama seperti beberapa tahun silam. Selama ini, perjumpaan Singo Edan dan Persik Kediri memiliki gengsi tersendiri sebagai sesama klub Jawa Timur.

Pendukung kedua klub yang memiliki hubungan kurang harmonis berkeinginan sama-sama memetik tiga angka. “Tensi pertandingannya saya rasa sama seperti sebelumnya. Yang terpenting tetap waspada dan berusaha keras untuk dapat tiga poin,” jelas bek 31 tahun tersebut.

Dalam tujuh perjumpaan terakhir, Singo Edan tidak pernah kalah dari Macan Putih. Maklum, susunan punggawa Persik Kediri tidak setenar musim 2003-2008 silam.

Macan Putih yang pernah jadi klub besar di Indonesia seperti kehilangan daya untuk menyusun tim yang disegani. Musim ini, mampu dibilang tidak ada pilar bintang yang dimiliki. Sehingga mereka harus terseok-seok di papan bawah.

Seri ketiga Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Singo Edan bakal kembali tampil di Yogyakarta. Begitu pula dengan klub lain karena lokasi yang sama seperti seri kedua.

Pelaksanaan ajang, PT Liga Indonesia Baru memang lagi-lagi memilih Jawa Tengah dan Yogyakarta sebagai tempat duel.

Pilar Arema FC ini berkeinginan timnya mampu mengulangi hasil positif di seri kedua. Saat itu Singo Edan tidak pernah takluk. Mereka mampu memetik tiga kemenangan dan dua kali seri. “Saya harap dapat keberuntungan lagi di sini,” pungkasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *