Persebaya Surabaya Menghadapi Arema FC, Pelatih Bajol Ijo Berkeinginan Wasit Tidak Membikin Kontroversi Lagi

Kinerja buruk wasit dalam sejumlah duel Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 tengah menjadi pembicaraan. Banyak kesalahan yang diadakan wasit dengan sejumlah keputusan kontroversial dalam laga menjadi sebabnya. Juru racik Persebaya Surabaya, Aji Santoso, berkeinginan faktor itu tidak terjadi saat klubnya meladeni Arema FC dalam partai jornada ke-11 ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022.

Bajol Ijo bakal bertemu dengan Singo Edan dalam duel jornada ke-11 Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu malam. Pertandingan bertajuk Derbi Jatim ini selalu berharga bagi kedua belah klub. Faktor itu membikin nahkoda asal Malang ini tidak ingin ketat dan sengitnya partai terganggu oleh keputusan-keputusan yang keliru dari wasit.

“Saya berharap semoga kejadian-kejadian yang lalu menjadi satu kesalahan yang tidak disengaja. Ke depan harus lebih baik. Wasit harus benar-benar berusaha adil dalam memimpin suatu pertandingan,” ujar Aji Santoso dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (05/11/2021).

Klub asal Kota Pahlawan ini sempat menjadi pihak yang dirugikan oleh keputusan pengadil lapangan di ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. Faktor itu terjadi ketika Persebaya Surabaya meladeni Persela Lamongan dalam partai jornada kedelapan pada 21 Oktober 2021.

Peristiwa kontroversial tercipta pada menit ke-35. Awalnya, bomber Bajol Ijo, Jose Wilkson, menjalankan eksekusi tendangan bebas ke arah gawang. Bola pernah ditangkap Dwi Kuswanto tapi terlepas dan dari tayangan ulang menunjukkan bola sudah melewati garis gawang.

Wasit Musthofa Umarella tidak mengesahkan gol itu dan tetap mengatakan pertandingan berlanjut di tengah protes para punggawa. Dalam kondisi ini, Laskar Joko Tingkir dengan cepat mengadakan serangan balik ke pertahanan Bajol Ijo.

Sial bagi tim besutan Aji Santoso ini, operan terobosan pilar Laskar Joko Tingkir kepada Ivan Carlos yang tampak offside tidak mampu membikin laga mandek pada menit yang sama. Sang penyerang kemudian melepas sepakan mendatar yang tidak berhasil dibendung penjaga gawang Andhika Ramadhani.

Sementara itu, Arema FC justru sempat diuntungkan oleh keputusan wasit saat melawan Persija Jakarta pada jornada ketujuh pada 17 Oktober 2021. Klub asal Malang ini menang 1-0 dalam duel itu.

Ada tiga keputusan wasit Oki Dwi Putra yang dianggap tidak tepat dalam laga itu. Pengadil lapangan mengadakan kesalahan fatal dengan menganulir brace Marko Simic, tidak menghadiahkan penalti pada babak pertama, dan memberikan masa perpanjangan waktu yang lebih singkat.

Keadaan ini tentu mencemaskan. Keputusan kontroversial wasit dalam perjumpaan Singo Edan melawan Bajol Ijo akan lebih menggemparkan kalau memang terjadi. Lantaran, partai sengit dalam Derbi Jatim ini memperjumpakan kedua klub yang terlibat rivalitas sengit sejak lama.

“Bagaimanapun juga andil wasit untuk memajukan sepak bola Indonesia ini sangat besar. Saya berharap wasit bekerja lebih bagus lagi, bekerja dengan hati nurani. Wasit juga diibaratkan bekerja seperti ibadah, supaya berkah,” ujar Aji.

“Saya berharap, tidak hanya pertandingan Arema kontra Persebaya, tapi semua sisa pertandingan ini mudah-mudahan wasit selalu berada di tengah. Jadi mengambil keputusan-keputusan yang memang harus diambil,” tutur pelatih berusia 51 tahun itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, sudah tidak muncul lagi keputusan kontroversial pengadil lapangan. Teranyar, Komite Wasit PSSI mengklaim sudah memberikan hukuman larangan memimpin laga kepada Musthofa Umarella, meskipun tidak menyebut secara rinci berapa lama.

Arema FC vs Persebaya Surabaya

Sabtu, 06 Oktober 2021

Stadion: Manahan, Solo

Kick-off: 20.45 WIB

Live: Indosiar

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *