Akbar Firmansyah Bermain Mengesankan Ketika Mengadapi Persiraja Banda Aceh, Pengganti Sepadan Bruno Moreira?

Kemenangan Persebaya Surabaya dengan skor 2-0 atas Persiraja Banda Aceh di jornada ke-10 Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 menyisakan satu cerita. Ada satu pilar muda yang bermain bagus dalam laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (31/10/2021) malam.

Dia adalah Akbar Firmansyah. Sang pemain mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Bruno Moreira yang memperoleh larangan berlaga. Punggawa asal Surabaya ini mengisi trisula klub asal Kota Pahlawan ini di sektor serang yang kebetulan dihuni oleh legiun asing.

Dia terbukti bisa bekerja sama dengan Jose Wilkson dan Taisei Marukawa yang selama ini menjadi bintang Persebaya. Rupanya, pemain berusia 19 tahun ini memperoleh dukungan dari pilar asal Brasil itu untuk mampu bermain bagus di duel ini.

“Sebenarnya beban. Bruno pemain bagus, pemain asing juga. Dia lebih berpengalaman. Bruno juga memberi dukungan buat saya supaya bermain lebih lepas dan mengeluarkan apa yang saya punya,” ungkap pemain jebolan kompetisi internal Persebaya itu.

Sesungguhnya ini bukanlah partai debut gelandang bernomor punggung 57 di Persebaya Surabaya itu di Kompetisi BRI Liga 1. Termasuk duel semalam, sang pemain sudah bermain dalam lima laga. Dia pernah bermain dalam tiga partai awal ajang kasta tertinggi Indonesia musim ini.

Pilar berpostur tinggi 170cm ini lantas harus lega cuma melihat teman-temannya berlaga di dua pertandingan selanjutnya. Pada jornada keenam sampai kedelapan, dia malah hanya menjadi penghias bangku cadangan Bajol Ijo.

Absennya pemain berusia 22 tahun itu ketika meladeni Persija Jakarta (26/10/2021) dan Persiraja Banda Aceh kemudian membuka jalan buat amunisi jebolan kompetisi internal Persebaya ini unjuk performa lagi.

Akbar Firmansyah sukses memperlihatkan kualitas di dua partai terakhir dengan membukukan lima dribel sukses dan empat sepakan, meskipun tidak menciptakan brace.

Jangan lalaikan aksinya yang membikin palang pintu Laskar Rencong mengadakan handsball di kotak penalti yang menghasilkan gol kedua Bajol Ijo.

Kapten Laskar Rencong Defri Rizki menjalankan handsball di kotak penalti ketika menghalau operan silang punggawa muda Persebaya Surabaya ini. Wilkson yang menjadi eksekutor sukses menceploskan bola yang menggetarkan gawang Aji Bayu Putra di menit ke-52.

“Pertandingan cukup seru. Pemain semua teman-teman bekerja lebih keras lagi, hasilnya alhamdulillah kami mendapatkan tiga poin. Saya bersyukur pertandingan ini masih diberi main yang bagus,” ucap Akbar.

“Harapan saya lebih bekerja keras lagi agar ke depannya jauh lebih baik daripada hari ini. Teman-teman juga mendukung saya. Kalau teman-teman tidak mendukung, tidak mungkin saya main seperti hari ini,” imbuh pemain bernomor punggung 57 itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *