Kiper Muda Bali United Melakoni Debut di Kompetisi BRI Liga 1 Ketika Melawan Bhayangkara FC, Stefano Cugurra Mewaspadai Ezechiel N’Douassel

Penjaga gawang muda Bali United, Nadeo Argawinata, bakal memperoleh peluang kali perdana menjadi starter Serdadu Tridatu ketika meladeni Bhayangkara FC pada duel jornada kedelapan Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (23/10/2021).

Seolah-olah menjadi berkah tersendiri di balik kartu merah yang diterima Wawan Hendrawan ketika Serdadu Tridatu melawan PSM Makassar pada jornada ketujuh ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022, kiper berusia 24 tahun ini dan Samuel Reimas tentu punya kesempatan untuk mampu bermain dalam partai menghadapi The Guardians.

Tetapi, penjaga gawang asal Kediri itu mampu dipastikan akan tunjuk untuk main menjaga gawang klub asal Pulau Dewata ini dalam laga itu.

Ini merupakan performa pertamanya sebagai penjaga gawang Serdadu Tridatu di komptisi Liga 1 sejak digaet pada awal 2020. Sebelumnya ia cuma main di ajang lain, seperti di Piala AFC 2020.

Tidak banyak yang diujarkan kiper bernomor punggung 1 di Bali United ini ketika sesi konferensi pers menyongsong duel, Jumat (22/10/2021). Pernyataannya pun terkesan normatif dan mencari aman.

“Seperti yang sudah dikatakan pelatih, pemain sudah sangat siap. Kami juga melakukan apa yang diberikan saat latihan,” ujarnya.

“Kami wajib berusaha maksimal untuk mendapatkan hasil yang positif,” lanjut kiper Bali United asal Kediri, Jawa Timur, itu.

Saat disinggung tentang siapa pilar yang amat diwaspadai Serdadu Tridatu, penjaga gawang muda Bali United ini tidak mau meresponsnya. Padahal jelas sosok Ezechiel N’Douassel merupakan momok yang menakutkan bagi lini belakang.

Pemain asal Chad itu sudah mengemas enam brace. Jumlah yang sama seperti bomber Serdadu Tridatu, Ilija Spasojevic.

“Untuk pemain yang diwaspadai, semua pemain harus diwaspadai. Bhayangkara FC itu tim yang bagus. Saya rasa besok akan menjadi pertandingan yang seru,” terang Nadeo.

Nadeo tidak ingin cuma melihat satu atau dua punggawa saja yang butuh diantisipasi dari tim besutan Paul Munster itu. Satu yang jelas, sang kiper dan temannya yang lain sudah melihat bagaimana susunan dan permainan Bhayangkara FC.

“Kami bukan melihat satu atau dua pemain saja. Ada 11 pemain yang diwaspadai dan kami semua siap melawan siapa pun,” ucapnya.

Sementara itu, juru taktik Bali United, Stefano Cugurra, sudah memahami apa yang diadakan untuk meredam agresivitas eks bomber Persib Bandung tersebut.

Dia pula mengetahui striker berusia 33 tahun itu adalah bomber yang riskan. Sedikit saja mengadakan kesalahan dalam penjagaan, mampu fatal akibatnya.

“Dia tampil bagus di seri pertama. Sama seperti Spaso, dia sudah mencetak enam gol. Seorang calon top scorer liga. Pemain kami sudah tahu permainannya ketika masih bermain di Persib Bandung,” ujar pelatih yang karib disapa Teco itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *