Tidak Mau Ambil Resiko, Pelatih Persiraja Banda Aceh Enggan Memaksakan Paulo Henrique Bermain Ketika Menghadapi Arema FC

Persiraja Banda Aceh kemungkinan tidak bakal dibela striker tumpuannya, Paulo Henrique, saat meladeni Arema FC dalam duel jornada kedelapan Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021).

Pilar asal Brasil ini mengalami cedera hamstring saat Laskar Rencong tampil seri 1-1 dengan Persita Tangerang pada pekan ketujuh. Nahkoda Hendri Susilo pula tidak berani menjamin sang pilar kembali bermain.

“Paulo masih punya waktu empat hari untuk pemulihan sebelum menghadapi Arema FC. Jika kondisinya belum fit 100 persen, kemudian saya paksakan bermain, risikonya sangat besar,” ujar Hendri Susilo.

Risiko pelatih kelahiran Sumatera Barat itu adalah peluang cedera penyerang berusia 30 tahun ini semakin parah kalau dipaksakan tetap tampil dalam pertandingan jornada kedelapan.

“Tensi melawan Arema FC pasti tinggi. Saya tidak mau cedera Paulo makin parah. Padahal dia sangat nafsu ingin bermain. Saya tidak akan menurunkan dia jika tak ada rekomendasi dari dokter tim,” ujar pelatih Persiraja Banda Aceh itu.

Keputusan untuk mengistirahatkan bomber berpostur tinggi 185cm ini memang opsi terbaik. Walau klub asal Aceh itu harus mengambil resiko tidak punya amunisi dengan kapasitas serupa untuk mampu menjadi tumpuan mencari brace saat meladeni Singo Edan.

Pelatih Persiraja Banda Aceh ini menerangkan kalau cedera pemain bernomor punggung 9 di Persiraja itu bertambah parah mampu menjadi kerugian besar bagi Persiraja Banda Aceh pada duel berikutnya.

“Jika cederanya parah, kami akan kehilangan Paulo dalam pertandingan lainnya. Kompetisi masih panjang, padahal Persiraja sangat tergantung kepadanya. Kami tidak punya striker haus gol lagi seperti dirinya,” ucapnya.

Persiraja Banda Aceh vs Arema FC

Sabtu, 23 Oktober 2021

Stadion Maguwoharjo, Sleman

Kick-off: 20.45 WIB

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *