Ditahan Seri Bali United di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Borneo FC Diklaim Memiliki 2 Masalah Besar

Nahkoda sementara Borneo FC, Ahmad Amiruddin, mengaku tidak mampu berbuat banyak dengan keadaan yang dialaminya dalam skuat. Menurut sang pelatih sementara, tim besutannya memiliki 2 masalah krusial sehingga belum mampu bermain maksimal.

Penilaian itu diungkapkan Ahmad Amiruddin usai Pesut Etam diimbangi Bali United dengan skor 1-1 pada jornada kelima kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Selasa (28/09/2021). Ini menjadi hasil seri ketiga secara berturut-turut sejak Sang nahkoda dipercaya menjadi juru taktik sementara.

Arsitek Ahmad Amiruddin tidak menampik, sektor pertahanan memiliki masalah serius di Pesut Etam. Tetapi, dirinya tidak mempunyai opsi lain karena kurangnya stok berkualitas.

“Jadwal kami harus pintar-pintar dalam mengaturnya. Memang kami ada masalah di lini belakang karena dalam tiga laga terakhir dua kali kebobolan,” kata Ahmad Amiruddin.

Selain itu, pelatih sementara Borneo FC ini pula menyebutkan penuntasan akhir Pesut Etam masih jauh dari keinginan. Keadaan itu wajib dialami lantaran sejumlah striker yang dipunyai tidak mampu diturunkan.

“Kemudian dalam segi penyelesaian akhir di mana kami tidak punya opsi lain. Francisco Torres masih cedera, terus Wawan Febrianto izin ada urusan keluarga, jadi kami hanya bisa memaksimalkan pemain Borneo FC yang ada,” ucap pria yang akrab disapa Amir itu.

“Itu adalah tugas kami sebagai pelatih bagaimana memotivasi pemain untuk tampil. Saya yakin semua pemain sudah kerja keras dan kadang situasi yang diharapkan berbeda,” tegas Amir.

Meskipun begitu, juru latih Ahmad Amiruddin tetap bersyukur dengan hasil seri 1-1 yang dipetik tim asuhannya. Menurut sang arsitek, duel meladeni Serdadu Tridatu berlangsung menegangkan.

“Saya bersyukur kami meraih satu poin meskipun awalnya berharap tiga poin. Raihan satu poin patut disyukuri karena pertandingan yang menegangkan,” ucap Ahmad Amiruddin.

Tambahan satu angka membikin klub asal Samarinda ini sekarang bertengger di peringkat kesembilan dengan petikan enam angka. Adapun tim asal Pulau Dewata itu tetap di puncak klasemen dengan nilai 11.

Statistik Kompetisi BRI Liga 1 mencatat, Pesut Etam bermain dominan dalam duel meladeni Serdadu Tridatu. Borneo punya 56 persen penguasaan bola.

Pesut Etam cuma kurang agresif dalam melancarkan serangan. Dari tiga percobaan, cuma satu yang mengarah ke gawang.

Adapun tim besutan Stefano Cugurra itu punya penguasaan bola sebesar 44 persen. Serdadu Tridatu tercatat melepaskan dua sepakan ke arah target.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *