Klub Kota Tetangga Sudah Menghelat Latihan Bareng, Arema FC Masih Menanti PPKM Darurat Berkesudahan

Usai PSSI merilis kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 bergulir mulai 20 Agustus 2021, sejumlah tim langsung menghelat persiapan. Sekalipun masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejumlah klub di Jawa Timur sudah latihan, seperti Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya. Tapi tidak dengan Arema FC.

Cara lain dipilih klub kebanggaan Aremania itu. Mereka tidak ingin terang-terangan latihan bareng. Juru racik Singo Edan, Eduardo Almeida, hingga saat ini mengaku masih mengontrol pilarnya untuk latihan individu dan virtual.

“Kami akan mengambil keputusan seperti apa ke depan setelah Senin, karena waktu itu sudah ada keputusan apakah PPKM Darurat diperpanjang atau tidak,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Nahkoda asal Portugal itu tidak merasa harus iri saat klub kota tetangga sudah mulai latihan, lantaran keadaan di tiap wilayah berbeda. Bisa jadi Bajol Ijo dan Laskar Joko Tingkir memiliki akses untuk menggunakan lapangan latihan. Sementara Singo Edan tidak mampu memperoleh lapangan latihan ketika PPKM Darurat.

“Tim lain bisa latihan karena lapangan tersedia. Sedangkan kita, tidak bisa menggunakan Stadion Gajayana untuk latihan. Tempat itu saat ini dipakai untuk vaksinasi. Selain itu, lapangan lain masih ditutup. Sulit bagi kami memulai latihan pada masa PPKM,” imbuhnya.

Arsitek berusia 43 tahun ini optimistis skuatnya mampu memaksimalkan sisa waktu sebelum 20 Agustus. Saat PPKM Darurat sudah dicabut, sang pelatih bakal menambahkan intensitas latihan untuk klub asal Malang itu.

Eks juru latih Semen Padang itu tidak memungkiri kalau keadaan fisik pilar Singo Edan akan mengalami penurunan selama PPKM Darurat dan menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar.

Eduardo Almeida itu menambahkan kalau Dendi Santoso dan rekan-rekan tidak dalam keadaan fisik yang kosong menjelang ajang. Mereka pernah menghelat latihan intensif satu bulan sebelum PPKM Darurat. Itu sudah menjadi bekal yang cukup baik.

“Sekarang fisik memang ada penurunan. Tapi, masih ada waktu sekitar dua pekan untuk meningkatkan kondisi mereka,” tegasnya.

Tetapi, bagaimana kalau PPKM Darurat diperpanjang? Juru taktik Arema FC ini tidak ingin berandai-andai. Dia menjajal berpikir positif menyambut kompetisi Liga 1 yang bakal diputar.

“Kami tidak ingin bicara apa yang belum terjadi. Saya hanya ingin bicara kondisi saat ini,” pungkasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *