Rakasurya Handika Mengisi Waktu Kosong Dengan Melukat, Berkeinginan Kompetisi Liga 1 Segera Dimulai

Kompetisi Liga 1 2021/2022 sampai saat ini belum menjumpai kepastian kapan akan dihelat. Rasa bosan pun mulai terasa, termasuk yang dirasakan para amunisi Bali United. Tetapi, pilar wajib bersabar lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bakal segera berkesudahan pada Senin (02/08/2021).

Tetapi, rasa bosan memang wajib terus menghinggapi, termasuk yang dialami kiper muda Serdadu Tridatu, Rakasurya Handika.

“Bukan jenuh sebenarnya, tapi lebih ke galau. Mau sampai kapan liga ditunda terus? Seperti di Piala Menpora kemarin, semua tim sudah menjalani protokol kesehatan yang ada, termasuk selalu tes swab antigen sebelum ke stadion,” ujar Rakasurya.

“Toh pertandingan tidak ada penonton juga kan. Ayolah mulai lagi. Kalau PPKM diperpanjang lagi, liga jangan sampai ditunda lagi. Pokoknya harus jalan,” lanjut kiper kelahiran Semarang itu.

Bicara tentang latihan selama PPKM level III di Bali, penjaga gawang asal Semarang itu biasanya memilih latihan dengan kiper di lapangan futsal mini yang ada di mes Serdadu Tridatu. Ada cara pelatihan berbeda yang diadakan kiper menurut sang penjaga gawang.

“Latihan biasanya dengan kiper lain, seperti Mas Wawan Hendrawan. Fokusnya feeling tangkapan agar tidak hilang,” ucapnya.

Sebagai kiper yang paling muda, penjaga gawang berusia 21 tahun itu sadar persaingan amat ketat. Hingga saat ini yang menjadi penjaga gawang reguler tim asal Pulau Dewata ini adala Wawan Hendrawan.

Sementara saat Serdadu Tridatu bermain di Piala AFC 2021, Nadeo Argawinata menjadi pilihan utama. Dia baru saja dua kali tampil, yaitu ketika meladeni RANS Cilegon FC dan Barito Putera. Tapi, penjaga gawang muda berpostur tinggi 180cm itu tidak ada persaingan untuk sektor kiper, yang ada adalah seluruh kiper yang sama-sama belajar dan saling koreksi satu sama lain.

“Kalau persaingan tidak ya. Seperti yang dikatakan Mas Wawan, kami di sini sama-sama belajar dan saling memberikan masukan. Ketika lawan Barito Putera di Tour de Java misalnya, Masa Wawan memberikan banyak masukan. Sama-sama belajar pokoknya,” ujar Raka yang sangat mengidolakan kiper Timnas Inggris, Jordan Pickford, itu.

PPKM memang membikin suasana terasa bosan. Tetapi, kiper muda Bali United ini tahu cara untuk menikmati kehidupan selama PPKM. Untuk melenyapkan rasa bosan selama ajang Liga 1 yang belum pasti arahnya dan PPKM level III di Pulau Dewata, sang penjaga gawang mengaku pernah jalan-jalan melihat keindahan Bali.

Beberapa waktu lalu Raka pernah mengunjungi Kintamani, Ubud, dan pantai yang ada di Kawasan Kuta Selatan.

“Saya juga sempat melakukan ritual melukat (menyucikan diri untuk memperoleh kebaikan) sebagai tradisi adat Bali di kawasan Sebatu, Kabupaten Gianyar, enak, segar,” ujarnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *