Menunggu Kompetisi Liga 1 2021/2022 Bergulir, Dragan Djukanovic Pulang ke Montenegro Sementara Waktu

Juru racik PSIS Semarang, Dragan Djukanovic memutuskan untuk balik ke negaranya Montenegro untuk sementara waktu. Ia pulang ke negara kawasan Eropa Timur itu sambil menanti kejelasan penyelenggaraan Kompetisi Liga 1 2021/2022.

Sama seperti dengan para pilar yang sudah diliburkan dan sebagian balik ke rumah masing-masing, nahkoda kelahiran Montenegro itu ikut pulang untuk sementara. Ia pulang ke negaranya untuk menjumpai keluarga besar di Montenegro.

Sementara manajemen Mahesa Jenar sudah memberi lampu hijau soal izin pulang pelatih berusia 51 tahun ini ke Montenegro. General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto menuturkan bahwa sang juru racik minta izin ulang untuk sementara waktu, sebab ada urusan keluarga.

“Coach Dragan harus kembali ke negaranya sementara waktu karena ada hal yang bersifat penting dan tidak bisa diwakilkan. Sehingga mau tidak mau Coach Dragan harus pulang dulu,” terang Wahyu Winarto, Rabu (28/07/2021).

Tim besutan Dragan Djukanovic ini sudah meliburkan semua kegiatan latihan sejak pemberlakuan PPKM oleh pemerintah di awal bulan Juli. Di sisi lain penyelenggaraan ajang kasta tertinggi Indonesia pula tertunda, yang sedianya dimulai pada 09 Juli kemarin.

PSSI dan operator ajang sekarang terus berusaha keras supaya izin penyelenggaraan kompetisi Liga 1 pada 20 Agustus mendatang mampu turun. Adapun eks arsitek Borneo FC itu masih memperlihatkan kesetiaannya bareng PSIS Semarang.

Tangan dinginnya membawa pengaruh positif untuk Mahesa Jenar setidaknya di ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2020 yang tidak diteruskan akibat wabah virus Corona dan ajang turnamen Piala Menpora 2021 beberap waktu lalu. PSIS Semarang berada di peringkat lima klasemen Liga 1 dan menembus babak delapan besar Piala Menpora.

Menariknya, kekuatan Mahesa Jenar banyak mengandalkan punggawa muda dan tidak ada pemain asing. Sebagai bukti kesetiaannya, mantan juru racik Sindelic Beograd itu memilih bertahan di PSIS Semarang dan pelan-pelan kekuatan skuatnya komplit dengan kembalinya tiga pilar impor tumpuan mereka.

“Nanti kalau urusannya sudah selesai, coach Dragan akan kembali ke Indonesia lagi,” tegas Wahyu Winarto.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *