Presiden Borneo FC Memprediksi Boaz Solossa Pilar Lokal Paling Mahal di Ajang Liga 1

Kepindahan dari Persipura Jayapura ke Borneo FC justru menjadi berkah bagi Boaz Solossa. Sang punggawa disebut sebagai pilar paling mahal di kompetisi Liga 1.

Presiden Pesut Etam, Nabil Husein memprediksikan nilai masa kerja punggawa kelahiran Sorong ini bareng skuatnya menjadi yang tertinggi di antara amunisi lokal lain di ajang kasta tertinggi Indonesia.

“Saya rasa, Boaz adalah pemain lokal termahal di Indonesia. Yang penting, kontribusinya untuk tim nanti jelas,” kata Nabil dinukil dari laman klub.

Tetapi, Nabil tidak mau membeberkan upah penyerang berusia 35 tahun itu di Pesut Etam. Berdasarkan taksiran Transfermarkt, nilai pasar sang pilar mencapai Rp2,61 miliar.

Tim asal Samarinda itu mengikat pemain berpostur tinggi 171cm itu dalam kesetujuan dua musim. Tetapi, masa bakti tahun keduanya bisa berubah tergantung statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Papua.

Nabil mengungkapkan alasan Pesut Etam menggaet eks bomber Timnas Indonesia. Selain masih punya sisa-sisa kualitas, sang punggawa pula mampu diplot sebagai mentor untuk pilar muda.

Selain itu, kehadiran mantan penyerang Cersae itu pula merupakan rekomendasi dari juru racik Mario Gomez yang memerlukan satu ujung tombak senior anyar.

“Yang jelas, karena kami butuh tambahan striker berpengalaman dan juga sebagai pemimpin anak-anak muda,” tutur Nabil.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *