Stefano Cugurra Tidak Mempersoalkan PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang

Nahkoda Bali United, Stefano Cugurra Teco, menuturkan bahwa perpanjangan masa PPKM Darurat tidak menjadi masalah buatnya. Ia mendukung apapun program pemerintah Indonesia dalam menanggulangi wabah Corona.

Sedianya, PPKM Darurat di Jawa dan Bali dihentikan pada 20 Juli. Tetapi pemerintah mulai mewacanakan perpanjangan selama empat sampai enam minggu kedepan. Tentu wacana itu menjadi pro-kontra di masyarakat.

Segala kegiatan terbatas, termasuk di dunia olahraga. Tidak ada fasiltas umum atau lapangan sepak bola yang dibuka selama PPKM Darurat Jawa-Bali. Kebetulan arsitek asal Brasil itu tahu mengenai berita tentang perpanjangan masa PPKM Darurat.

Ketika ditanya faktor itu, secara tidak terduga juru racik berusia 46 tahun itu sepakat dan mengikuti apapun usulan dari pemerintah untuk penanggulangan Corona di Indonesia.

“Mudah-mudahan keputusan bagus buat negara Indonesia agar masalah ini (pandemi COVID-19) cepat selesai,” terang Stefano Cugurra Teco saat diwawancarai Selasa petang (13/07/2021).

Dari pertanyaannya itu, eks juru latih Persija Jakarta ini seperti tidak gentar dengan konsekuensi yang terjadi kalau PPKM Darurat diperpanjang.

Misalnya Liga 1 2021/2022 yang bisa saja tertunda kembali dari konsep awal mampu dilaksanakan pada akhir Agustus. Dia optimistis ajang kasta tertinggi musim ini terlaksana usai PPKM selesai.

“Bisa mulai langsung setelah PPKM. Kapan dimulainya, Kami belum tahu. Lebih baik wartawan tanya ke PSSI,” ucapnya.

Cuma saja menurutnya bakal ada anggapan buruk untuk Indonesia yang belum sempat menghelat liga sejak tahun lalu pasca pandemi atau selama 15 bulan berakhir. Sedangkan menurutnya, ajang di negara lain terutama di Asia Tenggara sudah berjalan.

“Situasi kurang bagus pasti buat semuanya. Pemain butuh latihan dan bermain. Lihat negara lain sudah selesai kompetisi 2020. Lalu mereka sudah mulai kompetisi 2021. Saya berharap Liga 1 bisa dijalankan dengan prokes yang baik,” ucapnya.

Menu latihan selama PPKM Darurat Jawa-Bali, mantan pelatih Royal Thai Navy itu sudah menyerahkan seluruhnya kepada Nahkoda Fisik Serdadu Tridatu Yogi Nugraha. Menurutnya, Yogi sudah membikin menu latihan mandiri yang wajib diadakan seluruh punggawa di rumah masing-masing.

“Pelatih fisik sudah berikan program latihan ke pemain untuk mereka latihan mandiri,” tutup peraih gelar pelatih terbaik di Liga 1 2018 dan 2019 itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *