Yann Motta Sudah Hafal Lagu Judika, Tapi Masih Sulit Mempelajari Bahasa Indonesia

Lini belakang Persija Jakarta, Yann Motta, ingin serius mempelajari bahasa Indonesia. Sejauh ini, sang pilar sudah memahami sejumlah kosakata.

Saat baru datang pada awal 2021, punggawa asal Brasil itu diminta untuk lancar berbahasa Indonesia selama dua bulan oleh manajemen Macan Kemayoran. Tetapi, sasaran itu melenceng dari prediksi.

“Saya ingin segera bisa berbahasa Indonesia,” kata Yann Motta dinukil dari laman klub.

Beberapa pembendaharaan kata yang sudah diketahui punggawa berusia 21 tahun itu baru sebatas bahasa sepak bola seperti naik, turun, dan cepat.

“Saat pertama kali tiba di sini, Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus menargetkan saya dalam dua bulan sudah mulai lancar berbahasa Indonesia. Tapi, sekarang saya masih kesulitan,” tutur Yann Motta.

Meskipun pemahamannya kepada bahasa Indonesia masih kurang, bek berpostur tinggi 190cm itu justru bisa menghafal lagu Indonesia. Sang pilar sering mempertunjukkan kebolehannya menyanyikan lagu Putus atau Terus milik Judika.

Beruntung, eks pemain Tanjong Pagar United itu sedikit menguasai bahasa Inggris. Sang pilar pula memiliki penerjemah untuk mengartikan ucapannya ke dalam bahasa Indonesia.

Interpretator pilar berpostur tinggi 4 di Persija Jakarta ini adalah Otavio Dutra. Eks pemain Persebaya Surabaya itu adalah pesepak bola kelahiran Brasil, tetapi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2019.

“Saat bermain, mungkin tidak bermasalah karena kami berkomunikasi dalam bahasa yang sama yaitu Portugis,” jelas Yann Motta.

“Tapi saya ingin lancar berbahasa Indonesia agar bisa berkoordinasi lebih baik dengan pemain lain. Sekarang, saya terus belajar bahasa Indonesia dengan Dutra,” imbuhnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *