Kompetisi Liga 1 2021 Tertunda Sebab Peningkatan Angka Corona, Punggawa PSIS Semarang Pilih Pulang dan Latihan Mandiri

Penyelenggaraan ajang Liga 1 2021/2022 belum bisa bergulir lantaran angka Corona yang meninggi signifikan memaksa PSSI dan PT Liga Indonesia Baru mengambil keputusan menunda penyelenggaraannya. Sejumlah klub pun memilik menyetop kegiatan, termasuk PSIS Semarang.

Mandeknya kegiatan klub ketika sepak mula ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022 memang tidak mampu dijauhi. Apalagi Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali pada 03 sampai 20 Juli mendatang.

Mahesa Jenar pun mengadakan faktor yang sama. Manajemen PSIS Semarang sudah meliburkan kegiatan latihan sejak awal pekan lalu. Banyak pilar memilih pulang, terutama yang kampung halamannya tidak sangat jauh dari Semarang, seperti Hari Nur Yulianto yang kembali ke Kendal dan penjaga gawang Joko Ribowo yang pulang ke Pati.

Tidak cuma mereka, punggawa muda Kartika Vedhayanto Putra pun memilih untuk balik ke rumah orang tuanya di Tengaran, Kabupaten Semarang.

“Saya saat ini pulang ke rumah karena libur cukup lama sampai 20 Juli,” ujar Kartika Vedhayanto, Sabtu (10/07/2021).

“Semua berharap Liga 1 segera bergulir, karena ini yang paling dinanti-nanti semua orang. Tapi, keadaan masih seperti ini. Semoga semua segera kembali normal,” ujar pemain muda PSIS Semarang itu.

Pilar berusia 19 tahun itu mengakui tetap latihan rutin secara mandiri serta menanti jadwal latihan bareng skuat kembali berjalan. Ia melakoni latihan mandiri bareng ayahnya yang pula eks punggawa Mahesa Jenar dan Timnas Indonesia, Trimur Vedhayanto.

Kartika Vedhayanto mengaku terbantu dengan latihan bareng sang ayah. Sementara sesi latihan itu diadakannya di lapangan Jembrak, Salatiga, yang tidak sangat jauh dari rumahnya.

“Saya selama libur ini ikut berlatih bersama ayah saya di Diklat Bintang Pelajar, Salatiga. Ikut latihan saja untuk menjaga kondisi,” jelas Kartika Vedhayanto.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *