Sponsor Persis Solo Masih Komitmen Penuh Meskipun Kompetisi Liga 2 Diundur Lagi

Penyelenggaraan ajang Liga Indonesia musim 2021/2022 kembali wajib diundur akibat masih tingginya kasus wabah virus Corona. Liga 1 tertunda setidaknya hingga akhir bulan Juli atau Agustus, dan masih bersifat tentatif.

Kalau ajang kasta tertinggi saja wajib ditunda sampai sebulan, lantas bagaimana dengan Liga 2? Sudah banyak klub ajang kasta kedua Indonesia itu yang jauh-jauh hari menyiapkan diri, menyimpan kekuatan, terutama mengontrak punggawa.

Keadaan yang bakal makin membikin tim berdampak pada keadaan keuangan. Lantaran pengeluaran klub tetap berjalan di saat ajang yang belum dapat dipastikan berjalan. Cukup beruntung yang dialami Persis Solo, klub Liga 2 yang didukung belasan sponsor.

Manajemen tim asal Solo itu tidak terlalu risau lantaran komitmen penuh dari para sponsor. Sejauh ini Laskar Samber Nyawa memiliki sebelas perusahaan yang menjadi sponsor mereka antara lain: Gurih, Free Fire, Aladin, Vidio, ID Express, Hanamasa, Sang Pisang, Plevia, Tokopedia, JPT, dan Indo Agro.

Di sisi lain, Laskar Samber Nyawa sudah memiliki susunan punggawa sampai 41 orang. Jelas sebuah angka yang besar bagi ukuran tim sepak bola di Indonesia apalagi dari klub Liga 2 Persis Solo pula butuh keuangan yang sehat untuk memenuhi keperluan upah pilar, juru racik, dan ofisial mereka.

“Sponsor yang ada sudah aman, karena ada komitmen sponsor dengan kami. Seperti konten muatan sponsor di berbagai media sosial. Kegiatan offline juga akan banyak adakan. Nilai jual kami ada di sosial media,” terang Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona kepada Bola.com, Senin (05/07/2021).

“Kemudian dari sponsor tidak terlalu berdampak sama mundurnya kompetisi. Masih banyak cara bukan hanya dari penjualan jersey. Tapi juga ada konten yang disiapkan, kerja sama engan event offline, sejauh ini belum terlalu berdampak. Di awal kontrak ada klausul bahwa kondisi pandemi harus beradaptasi,” jelasnya.

Belum lama ini, Laskar Sambar Nyawa pula disebut-sebut sebagai klub dengan nilai paling mahal secara kontrak semua pilarnya. Situs transfermarkt membikin daftar prediksi nilai masa kerja pada punggawa Persis Solo yang cukup besar.

Laskar Samber Nyawa punya harga Rp869 juta untuk posisi penjaga gawang, Rp15,64 miliar untuk bek, Rp8,69 miliar untuk gelandang, dan Rp15,21 miliar untuk penyerang. Atau kalau ditotal menurut transfermarkt, nilai masa bakti para pemain tim besutan Eko Purjianto itu sudah mencapai Rp40,41 miliar.

Menurut Bryan, data itu tidak valid, sebab pada dasarnya Laskar Samber Nyawa menyembunyikan masalah masa kerja atau upah pilarnya. Meski, Persis Solo memiliki hubungan baik dengan situs penyedia data punggawa seperti transfermarkt.

“Nilai 40 miliar itu enggak lah, kami juga bingung mereka dapat data itu dan berdasarkan apa. Kami memang ada komunikasi dengan data base dan biodata pemain, tapi untuk nilai kontrak adalah rahasia dapur Persis. Terus terang jumlah itu terlalu fantastis,” tegasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *