Persis Solo Resmi Memboyong Ferdinand Sinaga, Sekarang Memiliki 10 Penyerang

Klub Sultan Liga 2, Persis Solo, kembali memperlihatkan kekuatan besar dalam belanja punggawa. Tidak setengah-setengah, sang pilar resmi dikontrak, Rabu (30/06/2021).

Pengunduran ajang baik Liga 1 maupun Liga 2, tidak memengaruhi manajemen tim asal Solo itu yang terus memperkukuh skuat. Pemain asal Bengkulu itu secara resmi menjadi rekrutan ke-40 Laskar Samber Nyawa di musim 2021 ini.

Sebelumnya, isu kepindahan pilar berusia 32 tahun itu ke Laskar Samber Nyawa sudah tercium saat mengundurkan diri dari Persib Bandung. Waktu itu, sang penyerang dikaitkan antara berlabuh dengan Persis Solo atau AHHA PS Pati.

Sampai akhirnya secara resmi ia memilih Persis Solo sebagai pelabuhan anyarnya. Ia makin melengkapi mewahnya Laskar Samber Nyawa sebagai klub raksasa kasta kedua Indonesia.

Walaupun berkiprah di Liga 2, mantan striker PSM Makassar itu memiliki alasan kuat memilih Laskar Samber Nyawa. Ia menuturkan adanya kesesuaian visi, misi, dan sasaran yang dicanangkan Persis Solo menjadi bahan pertimbangannya berlabuh.

“Saya memutuskan bergabung karena saya senang dengan visi dan misi Persis Solo. Apalagi dengan target yang tahun ini yakni promosi ke Liga 1. Jadi saya merasa tertantang untuk memberikan yang terbaik,” terang Ferdinand Sinaga.

Kedatangan punggawa berpostur tinggi 170cm itu membikin tim Laskar Samber Nyawa makin gemuk. Khususnya di lini serang, yang sebelumnya sudah ada 12 pilar yang memiliki kecenderungan bermain menyerang.

Tetapi, berdasarkan posisi, eks pemain Kelantan itu menjadi bomber ke-10 yang dimiliki Laskar Samber Nyawa. Daftar komplit adalah Alberto Goncalves, Irfan Jauhari, Rivaldi Bawuo, Yussa Nugraha, Marinus Manewar, Assanur Rijal, Azka Fauzi, Heri Susanti, Wahyu Agung, dan teranyar Ferdinand Sinaga.

Tetapi melihat kualitas dan jam terbangnya, jebolan PPSM Magelang itu diyakini tidak akan kesusahan menyesuaikan diri dengan permainan Laskar Samber Nyawa. Dirinya tertantang menembus tim utama besutan Eko Purjianto.

“Justru itu bagus untuk semua pemain. Semakin banyak pemain maka persaingan juga semakin sehat. Sehingga dari pelatih mudah untuk memilih siapa yang turun,” ungkap eks bomber Timnas Indonesia itu.

“Saya akan memberikan yang terbaik di setiap latihan dan pertandingan,” tandasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *