Keadaan Fisik Tim PSS Sleman Meninggi Pesat Menyongsong Kompetisi Liga 1 Bergulir

Tim PSS Sleman mengalami progres yang cukup penting sebelum bermain di Liga 1 2021/2022. Terutama dari sisi keadaan fisik dan kebugaran para pilar.

Saat ini Super Elang Jawa tengah melakoni TC di Cikarang, Bekasi sejak sepekan terakhir. Selain fisik maupun taktik yang digembleng, PSS Sleman pula menjalani beberapa kali uji tanding.

Tingkat fisik yang diperlihatkan Kim Jeffrey Kurniawan dan rekan-rekan membikin lega skuat nahkoda. Pasalnya, ketahanan fisik yang prima menjadi bekal dasar yang harus dimiliki dalam mengarungi ajang panjang dan padat.

“Tim sudah berlatih hampir satu bulan, kondisi fisik memang masih dibenahi oleh tim pelatih. Sekarang masih fatigue, capek, dan lelah sehingga taktikal sedikit menurun. Untuk itu ke depannya coach Dejan akan lebih fokus ke taktikal,” beber kepala Football Performance PSS, Jan Saragih, Jumat (18/06/2021).

Menurutnya, pelan-pelan keadaan fisik Irfan Bachdim dan rekan-rekan memperlihatkan peningkatan yang baik. Faktor itu tampak dari dua uji tanding yang dijalani skuat selama TC di Cikarang ini. Super Elang Jawa memetik hasil kekalahan 0-1 dari Persiba Balikpapan dan unggul atas Munial Sport Group 2-0.

“Secara fisik mereka makin baik dari beberapa game terakhir. Kalau mereka sudah di kondisi fisik yang oke, maka bisa mengeksekusi teknik dan taktikal dengan baik,” terang mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.

Ia menilai, persiapan Super Elang Jawa menyongsong bergulirnya ajang bakal makin bertambah intensitasnya. Keinginannya waktu tersisa sekitar tiga pekan menuju sepak mula ajang kasta tertinggi Indonesia dapat dimanfaatkan dengan baik.

Berdasarkan analisis Jan Saragih, penampilan puncak tim besutan Dejan Antonic itu bakal diperoleh ada pada satu pekan sebelum Liga 1 dimulai. Menjadi sebuah lukisan PSS Sleman dapat memperlihatkan penampilan terbaik di ajang kasta tertinggi Indonesia nanti.

“Top performa sudah pasti berada di satu atau dua minggu sebelum pertandingan. Di sana mereka sudah bisa menunjukkan skema yang diinginkan pelatih,” jelas Jan Saragih.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *