Pelatih Persebaya Surabaya Berupaya Mengenalkan Gaya Khas Bajol Ijo Kepada Legiun Asing

Persebaya Surabaya mengadakan perekrutan yang cukup unik untuk Liga 1 2021/2022. Seluruh legiun asing yang sudah digaet Bajol Ijo tercatat belum sempat berkarier di Indonesia.

Masing-masing adalah Taisei Marukawa (Jepang), Jose Wilkson (Brasil), dan Alie Sesay (Sierra Leone). Satu slot lagi bakal diisi winger muda asal Brasil, Bruno Moreira, yang dijadwalkan di Surabaya pada pekan ini.

Keadaan kebugaran ketiga pilar itu tidak sama. Ada yang mendekati standar, ada juga yang masih butuh menempa diri. Terakhir, Alie Sesay yang baru datang pada Jumat (11/06/2021) lalu, tercatat sebagai punggawa dengan keadaan fisik terbaik.

“Pertama kali datang, dia (Alie Sesay) juga sudah beberapa minggu libur, tetap normal. Tetapi kompetisi yang dia ikuti berhentinya baru dua atau tiga minggu saja,” kata Aji Santoso, pelatih Persebaya.

“Tidak seperti Wilkson sama Taisei (yang punya jeda pertandingan) cukup panjang. Kondisinya lumayan bagus mengembalikan tidak terlalu sulit karena liburnya tidak lama,” imbuh pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Masalahnya, amunisi yang berlum sempat berkarier di Indonesia bakal memerlukan waktu untuk beradaptasi. Kebanyakan dari mereka belum terbiasa dengan kondisi geografis Tanah Air, apalagi berhadapan dengan suhu panas Surabaya.

Aji Santoso mengaku berupaya untuk mengenalkan gaya permainan khas tim asal Kota Pahlawan itu. Persebaya identik dengan permainan bola pendek dan mengandalkan sisi sayap dalam mengadakan serangan.

“Artinya kami berkomunikasi tidak hanya di lapangan, saya beberapa kali juga ngobrol sama mereka. Saya kasih gambaran bagaimana cara Persebaya bermain, filosofinya seperti apa,” ungkap Aji.

“Untuk sementara ini cukup oke, bisa cepat berdaptasi dengan cara main meskipun masih perlu waktu untuk terus ditingkatkan. Tetapi secara garis besar mereka tidak kesulitan dengan cara bermain Persebaya,” tuturnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *