Bomber Naturalisasi Persib Bandung Sabar Menunggu Kehadiran Geoffrey Castillion ke Pangeran Biru

Striker tumpuan Persib Bandung, Geoffrey Castillion, tidak kunjung berlabuh dengan skuat. Sang pilar masih terkendala dokumen keberangkatan yang belum tuntas.

Ujung tombak Maung Bandung, Ezra Walian, tidak mempermasalahkan terkait belum berlabuhnya punggawa asal Belanda itu ke tim asal Kota Kembang itu. Padahal, ajang Liga 1 dijadwalkan bakal bergulir pada 10 Juli 2021.

Punggawa kelahiran Belanda itu meyakini dengan kembalinya amunisi berusia 30 tahun itu, sektor serang Pangeran Biru bakal makin tajam. Terlebih, tim besutan Robert Alberts itu sudah menggaet dua bomber baru Ezra Walian dan Ferdinand Sinaga dari PSM Makassar.

“Tidak masalah, tapi dengan bergabungnya Geoffrey nanti pasti menjadi lebih bagus. Saya melihat Geoffrey di musim lalu dan dia adalah pemain yang bagus. Kehadirannya tentu akan membuat kami lebih bagus,” kata Ezra di Bandung, Kamis (03/06/2021).

“Kita lihat nanti bagaimana formasi kami, kini kami sudah bagus. Jika dia datang tentu akan lebih bagus lagi,” sambung dia.

Penyerang berpostur tinggi 191cm itu dipinjamkan Maung Bandung ke tim Italia, Como 1907. Dia dipinjamkan ke Como 1907 sejak Februari sampai Juni 2021.

Selama berseragam Como 1907, eks pemain Vikingur Reykjavik itu jarang memperoleh peluang bermain. Penyebabnya, dia menderita cedera engkel sehingga wajib beristirahat beberapa pekan.

Pemain bernomor punggung 30 di Persib Bandung itu mengaku sudah tidak sabar menunggu kedatangan mantan pilar Debrecen itu di Pangeran Biru. Apalagi kedua amunisi itu sama-sama lahir dari Belanda sehingga tidak susah untuk menyesuaikan diri.

“Kita lihat nanti bagaimana formasi kami, kini kami sudah bagus dan jika dia datang tentu akan lebih bagus lagi,” terangnya.

Disinggung tentang koneksinya dengan Frest Butuan dan Ferdinand Sinaga, punggawa berpostur tinggi 182cm itu mengaku sekarang makin kompak. Chemistry yang terjalin dengan kedua pilar itu, ujar sang pilar sudah ditunjukkan sejak Piala Menpora.

Dalam turnamen pramusim itu, produktivitas sektor serang Maung Bandung patut diacungi jempol. Mereka berhasil melesakkan 12 gol dari 8 laga dan mengantarkan tim kebanggaan Bobotoh itu memetik posisi kedua.

“Ya kami punya koneksi yang bagus satu sama lain dan di Piala Menpora saya rasa kami sudah memperlihatkan itu. Semua sudah mencetak gol di lini depan dan itu saya rasa menjadi pertanda bagus kami mempunyai koneksi satu sama lain. Jadi itu bagus,”kata Ezra.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *