Pengurangan Legiun Asing di Liga 1 Akan Membuat Madura United Kewalahan

Nahkoda Madura United, Rahmad Darmawan, tidak sependapat dengan wacana pengurangan legiun asing pada Liga 1 2021/2022. Menurut sang pelatih, faktor itu akan membikin Laskar Sape Kerrab Kewalahan.

Wacana pengurangan kuota amunisi impor menyita perhatian tim asal Pulau Garam itu. Beberapa hari terakhir beredar wacana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru untuk mengurangi kuota pilar asing menjadi 2+1 yaitu dua amunisi asing bebas dan satu dari Asia.

Arsitek asal Lampung ini berkeinginan wacana itu tidak betul. Kalau memang itu dikonsepkan sang juru latih berkeinginan PSSI dan PT LIB untuk mempertimbangkan lagi.

“Ini yang mungkin menjadi kerepotan untuk tim kami. Sekarang, kami sudah mempunyai empat pemain asing,” kata RD.

Laskar Sape Kerrab sejauh ini telah punya empat punggawa asing yang terdiri dari 3 pilar bebas dan 1 asal Asia. Amunisi yang memenuhi kuota pemain impor Madura United adalah trio Brasil yaitu Bruno Lopes, Jaimerson Xavier, dan Jaja, ditambah pemain Australia, Jacob Pepper.

“Ini kan baru wacana ya, bukan keputusan. Bagaimana dengan klub yang sudah terlanjur memiliki 4 pemain asing kami rasa agar diberi keputusan mengenai hal ini,” tegas Rahmad Darmawan.

Juru taktik berusia 54 tahun itu mengaku Laskar Sape Kerrab bakal menghormati segala keputusan akhir yang diambil PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait aturan punggawa asing. Tetapi, sang juru latih minta supaya diadakan kebijakan yang mantap dalam memastikan faktor itu.

“Pada prinsipnya tidak ada masalah jika semua tim ini setuju. Cuma bagaimana dengan tim yang sudah memiliki 4 pemain asing, itu saja. Maka kami berharap ada kebijakan yang matang untuk hal ini,” tegas RD.

Liga 1 2021/2022 konsepnya akan bergulir pada 3 Juli mendatang. Artinya, PSSI dan PT LIB masih memiliki waktu dua bulan untuk segera memutuskan faktor itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *