Madura United Akan Menghelat Latihan Lagi Usai Lebaran

Kebanyakan klub peserta Liga 1 2021 telah menghelat latihan, terutama yang tersisih lebih awal dari Piala Menpora 2021. Tetapi, Madura United masih belum menghelat latihan di bulan Ramadhan ini.

Manajemen tim asal Pulau Garam itu telah membikin keputusan tidak bakal berlatih selama bulan Ramadhan ini. Latihan perdana mereka pasca ketidakberhasilan di turnamen pramusim itu bakal dihelat usai Idul Fitri.

“Rencananya, setelah lebaran (Idul Fitri) tim baru berkumpul kembali. Performa pemain jelas terpengaruh ketika latihan putus di tengah jalan. Mereka harus mengembalikan kondisi fisik lagi,” kata Zia Ulhaq, Direktu PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB).

Manajemen Laskar Sape Kerrab memiliki beberapa alasan tidak tergesa-gesa menghelat latihan kolektif bagi punggawanya. Satu di antaranya adalah larangan mudik dari pemerintah. Mengumpulkan tim di bulan Ramadhan bakal menyusahkan pilar untuk kembali ke kampung halaman.

Apalagi, saat ini mayoritas amunisi Laskar Sape Kerrab berada di kampung halaman masing-masing. Kalau wajib kembali ke Bangkalan sebelum Lebaran, tentu faktor itu bisa menyalahi aturan.

Ditambah lagi, waktu latian bakal terpangkas dengan momen Lebaran. Memulai latihan usai Lebaran pula bakal mempunyai kelebihan. Skuat juru latih, punggawa, sampai ofisial, mampu merayakan Lebaran terlebih dahulu bareng keluarga.

Selama libur, jajaran manajemen tim bareng staf kepelatihan Laskar Sape Kerrab mengadakan evaluasi performa skuat di Piala Menpora 2021. “Hasilnya nanti kami sampaikan saat tim sudah berkumpul,’’ imbuhnya.

Seperti tim lain, tim besutan Rahmad Darmawan itu pula menanti kepastian Liga 1 2021. Dari situlah, manajemen mampu bergerak mengambil kebijakan disesuaikan dengan acara duel nantinya.

“Kalau mulai di bulan Juni atau Juli, Liga 1 akan beriringan dengan jadwal kompetisi di negara Eropa. Dengan begitu, kompetisi bisa tuntas pada Februari atau Maret 2022. Jeda untuk libur tidak terlalu panjang. Apalagi, di sela itu masih bisa diisi kompetisi pramusim,’’ tutur Zia.

Terpisah, juru latih Laskar Sape Kerrab, Rahmad Darmawan, mengungkapkan bahwa dirinya dan jajaran arsitek telah minta punggawa untuk berlatih secara mandiri. Itu dibutuhkan supaya adaptasi mereka ketika berlatih secara kolektif mampu lebih cepat.

“Rencananya, latihan setelah lebaran di Pamekasan. Semoga tidak ada perubahan. Saat ini, pemain intens latihan mandiri. Imbauan saya agar intensitasnya tidak dikendorkan, agar nanti saat kembali latihan tidak butuh waktu lama fokus pemulihan kondisi fisik,” ucap pelatih yang akrab disapa RD itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *