PSIS Semarang Siap Melindungi Pratama Arhan

PSIS Semarang ikut menyumbang satu di antara amunisinya yang memperoleh penghargaan individu di ajang Piala Menpora 2021. Bek sayap, Pratama Arhan Alif Rifai dinobatkan sebagai pilar muda terbaik.

Turnamen pramusim itu seperti menjadi panggung bagi aksinya yang menawan. Total amunisi berusia 19 tahun itu bermain lebih dari 300 menit dan mengadakan intersep sebanyak 29 kali. Sang pilar pula bisa melesakkan dua brace sepanjang Piala Menpora dan mengantar tim asal Semarang itu melaju ke babak delapan besar.

Salah satu gol fenomenal yang disumbangnya ke gawang Arema FC pada partai pamungkas Grup A. Sebuah tendangan bebas kaki kiri dari posisi sempit, membobol gawang Singo Edan. Mirip dengan proses terjadinya brace Barito Putera yang diciptakan Rizky Pora ke gawang Mahesa Jenar.

“Kami apresiasi atas apa yang dicapai Arhan sebagai pemain muda terbaik. Satu kebanggaan untuk PSIS dan prestasi dari Arhan yang luar biasa,” ungkap GM PSIS Semarang, Wahyu Winarto kepada Bola.com, Senin (26/04/2021).

“Melihat permainan kemarin di Piala Menpora, kami optimistis dia menjadi pemain utama. Kualitasnya cukup mumpuni sebagai starter, terbukti dia salah satu pemain muda di Timnas Indonesia yang masuk ke tim senior,” katanya.

Selama performanya untuk Mahesa Jenar di Piala Menpora 2021 cukup membikinnya menjadi pusat perhatian. Ia tidak cuma pandai sebagai lini belakang kiri lantaran kecepatan dan kelincahan yang dimiliki. Namun pula kemampuan mengadakan lemparan ke dalam serta beberapa asisstnya ke punggawa lain untuk menjadi brace.

Faktor itu praktis membikin banyak tim yang membidiknya. Wahyu Winarto tidak menampik banyak tawaran dari tim lain hadir untuk melihat potensi menggaet pemain asal Blora itu. Akan tetapi tim lain wajib gigit jari, lantaran sang pemain punya masa kerja cukup lama di Mahesa Jenar.

“Tentunya kami akan memagari karena sejak awal hampir semua pemain muda kami kontrak jangka panjang. Wajar ada banyak klub mengincarnya. Pemain yang masih muda bagus, lumrah semua klub meliriknya, termasuk ada klub luar negeri,” tutur pria yang akrab disapa Liluk.

“Tidak lepas dari peran PSIS Development yang selalu mengutamakan kualitas hasil pembinaan oleh pelatih berkualitas yang kami miliki,” jelasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *