Beda Pandangan, Jacksen Tiago Sanjung Ketegasan Wasit yang Suka Obral Kartu di Piala Menpora 2021

Wasit mulai memperoleh sorotan di Piala Menpora 2021. Sejumlah peserta mengeluhkan kepemimpinan pengadil duel di atas lapangan. Jacksen Tiago berpandangan sebaliknya. Dari pengamatannya, perangkat laga malah pantas memperoleh sanjungan.

Nahkoda asal Brasil itu bareng skuat besutannya Persipura Jayapura memang absen di turnamen pramusim ini. Tetapi, bukan berarti sang juru latih tidak mengikuti perkembangan Piala Menpora.

Madura United menjadi yang paling vokal bersuara kepada kinerja wasit. Achsanul Qosasi selaku presiden tim bahkan minta PSSI untuk melakukan evaluasi pengadil laga di Piala Menpora.

Wasit pula mulai suka mengumbar kartu merah. Misalnya saat Persib Bandung menaklukkan Persebaya Surabaya pada perempat final Piala Menpora 2021. Satu pilar dari masing-masing klub diusir ke luar lapangan.

“Saya punya pendapat berbeda tentang wasit di Piala Menpora. Perkembangan wasit sangat luar biasa baik dan sangat berkembang pesat,” kata Jacksen dalam konferensi pers virtual pada Kamis (15/04/2021).

“Saya melihat wasit sudah berani mengeluarkan kartu yang banyak. Kalau dulu, mereka bisa menunggu 1-3 pelanggaran dulu baru bisa memberikan kartu.”

“Mungkin teman-teman di Indonesia belum terbiasa dengan ketegasan wasit. Saya melihat mereka sangat luar biasa. Saya juga melihat mereka memakai alat komunikasi. Mungkin itu akan membantu dalam aspek momen-momen kritis.”

“Misalnya situasi Wander Luiz dan Satria Tama ketika Persib melawan Persebaya. Saya tidak tahu alat komunikasi itu untuk apa. Namun, bisa saja hal itu membuat polemik bisa cepat habis sehingga tidak ada ruang berdebat dengan wasit,” jelas Jakcsen Tiago.

Juru taktik berusia 52 tahun itu bercerita sempat berdiskusi dengan pengurus lama PSSI terkait kepemimpinan wasit. Sang pelatih memberi”Saya dulu pernah berbicara dengan pengurus PSSI. Dalam sebuah pertandingan derbi, Barcelona melawan Real Madrid misalnya. Ada 7-8 kartu kuning dan 2-3 kartu merah,” tutur Jacksen Tiago.

“Sedangkan di Indonesia, partai derbi kadang tidak ada kartu kuning dan merah. Kita tahu, bagaimana perbandingan kerasnya sepak bola di Indonesia dengan Spanyol.”

“Sehingga menurut saya, kinerja wasit di Piala Menpora sudah luar biasa. Saya pribadi memberikan apresiasi tinggi kepada mereka karena saya melihat ketegasan luar biasa dengan keluarnya banyak kartu,” ucap mantan pelatih Timnas Indonesia ini. contoh duel El Clasico Barcelona meladeni Real Madrid selalu dibanjiri kartu merah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *