Persediaan Bomber Asing Masih Tersedia, Arema FC Pilih Punggawa Amerika Latin Daripada Australia

Arema FC pernah mengaku telah cocok dengan seorang penyerang asing asal Australia pada akhir 2020 lalu. Tetapi, saat itu belum ada restu dari Kepolisian tentang keterusan ajang sepak bola Indonesia. Sekarang usai ada izin resmi untuk turnamen pramusim bertajuk Piala Menpora 2021. Klub asal Malang ini justru setuju dengan nama lain.

Beritanya, ujung tombak baru yang mencapai kesetujuan bareng Singo Edan hadir dari Amerika Selatan. Keberadaan beberapa sosok asal Brasil di tim kebanggaan Aremania itu, seperti juru racik penjaga gawang Felipe Americo, dan dua legiun asing Caio Ruan dan Bruno Smith, mampu membikin pilar itu beradaptasi dengan lebih cepat.

“Kami sudah sepakat dengan seorang penyerang asing, tapi baru secara lisan. Nanti dia tinggal datang dan menjalani proses seperti biasa di Malang,” ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Tetapi, seperti biasa, Singo Edan masih menutup rapat tentang negara asal sang pilar. Apalagi nama amunisi yang bersangkutan. Petunjuk yang diberi cuma berasal dari Amerika Selatan.

Dari kabar yang diterima, amunisi ini secara postur punya tinggi yang sama dengan bomber Australia yang menjadi incaran Arema pada tahun lalu, yang artinya dan bertipikal sebagai targetman. Singo Edan memang belum punya stok amunisi dengan karakter seperti ini.

Striker yang telah ada di Singo Edan punya cara tampil yang nyaris sama, yaitu mengandalkan teknik individu dan kecepatan, seperti Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan.

Selain setuju dengan seorang bomber asal Amerika Selatan, Singo Edan berencana menggenapi satu persediaan legiun asing tersisa, yakni pilar asing dari Asia.

Artinya, Arema FC ingin memaksimalkan slot asing yang mampu mereka pakai. Tetapi, siapa amunisi yang digaet dalam pembahasan. Beritanya Singo Edan masih berminat mencari penjaga gawang asing.

“Sudah ada beberapa tawaran yang masuk untuk pemain asing asal Asia. Masih dipertimbangkan dulu,” tegas Ruddy.

Kalau proses negosiasinya lancar, bisa jadi Singo Edan turun dengan 4 punggawa asing di Piala Menpora 2021. Biasanya, pramusim jadi ajang melihat kualitas legiun asing.

Tidak jarang Singo Edan mencoret pilar meskipun sudah memberi masa kerja satu tahun. Seperti yang dialami Robert Lima Guimaraes pada tahun 2019 lalu. Sang penyerang cuma bermain di Piala Presiden. Menyongsong ajang dia diputus masa bakti lantaran tidak sesuai dengan keinginan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *