Westbrook Memecahkan Rekor NBA

Westbrook Memecahkan Rekor NBA : MVP NBA musim lalu Russell Westbrook setuju memperpanjang kontrak bersama Oklahoma City Thunder selama lima tahun pada Jumat (29/9/2017) waktu setempat. Kontrak baru ini membuat Westbrook masuk buku rekor NBA.

Westbrook Memecahkan Rekor NBA

Seperti menurut situs resmi NBA, Westbrook akan mendapat 205 juta dolar AS (Rp 2,7 triliun) untuk kontrak berdurasi lima tahun yang dimulai pada musim 2018-2019.

Ditambah kontraknya saat ini yang masih berlangsung sampai musim 2017-2018, Westbrook menjadi sang pemain dengan garansi kontrak terbesar dalam sejarah NBA yakni 233 juta dolar AS (Rp 3,1 triliun).

Nilai kontrak Westbrook ini mengalahkan rekor sebelumnya yang sebenarnya baru dibuat James Harden bersama Houston Rockets di awal musim panas ini. Harden ketika itu mendapat 228 juta dolar AS untuk kontrak hingga NBA musim 2022-2023.

Thunder awalnya berencana mengumumkan secara resmi kontrak baru Westbrook ini pada hari Minggu. Namun dipercepat karena Westbrook pada hari Jumat datang ke tempat latihan. Westbrook melalui Instagram juga sudah memastikan meneken kontrak baru bersama Thunder.

“Saya sudah mengatidakannya sebelumnya, dan saya akan mengatidakannya lagi, tidak ada tempat yang lebih baik daripada Oklahoma City,” kata Westbrook dalam sebuah pernyataan resmi.

“Saya sangat tersanjung memiliki kesempatan untuk melanjutkan karier saya di sini dengan Thunder. Ketika Anda bermain di Oklahoma City, Anda bermain di depan penggemar terbaik di dunia, saya menanti-nantikan untuk membawa semua yang saya miliki, untuk mereka, kota ini dan untuk organisasi ini,” lanjut Westbrook.

Kontrak mewah untuk Westbrook ini tidak mengejutkan. Westbrook tampil cemerlang musim lalu dengan meraih MVP reguler NBA musim lalu. Musim lalu Westbrook memecahkan rekor Oscar Robertson sebagai sang pemain paling sering membuat triple double dalam satu musim reguler. Dia membuat triple double 42 kali.

Selain itu, sang pemain 28 tahun itu juga finis dengan catatan rata-rata triple double (poin, assist dan rebound) di musim reguler. Dia menjadi orang kedua setelah Robertson yang mampu melakukannya.