Suami-Isteri Curi Perhiasan Majikan Kini Harus Mendekam Di Penjara

Suami-Isteri Curi Perhiasan Majikan Kini Harus Mendekam Di Penjara : Suami-istri yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah seorang pengusaha, Jalan Raya Jupiter Kelurahan Pisangan, Ciputat terpaksa mendekam di penjara setelah dicokok tim petugas Reskrim Polsek Ciputat dan Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Mereka dituduh mencuri ratusan gram perhiasan, handphone dan kamera Nikon milik majikannya.

Suami-Isteri Curi Perhiasan Majikan Kini Harus Mendekam Di Penjara

Suami-istri ini ditangkap atas laporan yang diterima petugas Polsek Ciputat Kamis (19/10). Anggota reserse Polsek Ciputat bersama Polres Tangsel meringkus kedua tersangka di Kampung Manglid, Cigemlong, Lebak, Provinsi Banten, kata Kasat Reskrim Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Alexander Yurikho, Selasa (24/10).

Pencurian dilakukan tersangkan Minggu (15/10) saat sang majikan berserta keluarga pergi ke Mall di kawasan Senayan City, Jakarta saat majikan pulang sekitar Pk. 21:00 ke rumah ternyata suami-istri itu sudah tidak ada di rumah dan kunci rumah dititipkan kepada satu pembantu lainnya.

Pasutri itu mengaku mau pulang kampung untuk beberapa hari. Mendapatkan jawaban dari saksi lainnya kemudian majikan merasa curiga dan masuk ke kamar serta memeriksa tempat penyimpanan barang berharga yang ternyata seluruh perhiasan sudah hilang.

Melihat hal itu, tambah AKP Alexander Yurikho, majikan masih memberikan waktu menunggu Pasutri kembali ke rumahnya dari kampung halaman . Namun setelah ditunggu hingga Kamis (19/10) pelaku tidak juga datang dan terpaksa majikan melapor ke polisi.

Tim reskrim Polsek Ciputat dibantu Polres Tangsel langsung mencari kedua pelaku ke kampung halaman di Desa Cikaret, Lebak, Banten dan meringkus mereka berikut barang bukti perhiasan emas serta barang elektronik lainnya.

Mereka berdua langsung diamankan berikut barang bukti antara lain 1 unit note book merek HP, 50 cincin mas, berlian, 30 gelang mas, 25 kalung mas, 40 giwang mas, dan anting mas, 1 kamera Nikon yang masih utuh tersimpan.

Kedua pelaku kini telah ditahan di Polsek Ciputat dan bakal dikenakan Pasal 363 KHUP dengan ancaman hukuman 8 tahun kurungan penjara.