Heroin Senilai Rp3 Miliar Dimusnahkan

Heroin Senilai Rp3 Miliar Dimusnahkan : Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara memusnahkan 248,28 gram heroin senilai Rp 3 miliar, Jumat (5/1). Heroin tersebut diamankan dari bandar narkotika HR dan O, pada awal November 2017.

Heroin Senilai Rp3 Miliar Dimusnahkan

Barang bukti Heroin tersebut dibeli tersangka dari Myanmar dan Thailand seharga Rp 500 ribu per gram. “Heroin itu lalu mereka jual di Indonesia Rp 12 juta per gram.

Kosumennya dulu warga negara Afrika tapi sekarang sudah banyak warga indonesia mengkonsumsinya,” kata Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari.

Heroin tersebut, jelas Yunita diedarkan tersangka dikawasan Depok, Bekasi dan Jakarta dibawa lewat jalur udara. Dari pengakuan tersangka barang haram tersebut dibawa sebanyak tiga kali disembunyikan diselangkangan untuk mengelabui petugas Bandara Soekarno Hatta.

“Heroin di selipkan tersangka diselangkangannya saat keluar melewati sinar-x. Sehingga tidak terpantau petugas bandara,” ujarnya.

Dikatakan, begitu lolos dari bandara tersangka O menginap di salah satu apertemen di depok dan menyembunyikan heroin itu dalam panci di dapur apartemen. Dari kasus itu dikembangkan lagi, sehingga menangkap tersangka ID sebagai pengedar shabu dengan barang bukti 262, 83 gram.

Selain heroin dan shabu juga memusnahkan 35 butir ekstasi, dan 14 butir happy five hasil tangkapan. Yunita mengatakan, tahun 2018 tren penggunaan narkotika akan terjadi dari jenis baru narkotika sintetis, yaitu New Psychoactive Substances (NPS), seperti tembakau gorila, flaka dan pil Paracetamol, Cafein, and Carisoprodol (PCC).

“Target pemasarannya bandar narkoba jenis sintetis ini hingga kalangan bawah. Untuk narkotika jenis lama juga masih beredar,” ungkapnya.