CEO Juventus Memberikan Izin Untuk Menghukum Dybala

CEO Juventus Memberikan Izin Untuk Menghukum Dybala : CEO Juventus, Giuseppe Marotta, mengungkapkan kalau Massimiliano Allegri memiliki hak untuk memberikan hukuman kepada Paulo Dybala atas tindakan indisipliner.

CEO Juventus Memberikan Izin Untuk Menghukum Dybala

Paulo Dybala terlihat kesal ketika ditarik keluar pada laga melawan Sporting CP dan Udinese. Ia sempat melayangkan protes kepada Massimiliano Allegri. Hal tersebut membuat Dybala terancam mendapat hukuman dari sang pelatih.

Beppe Marotta pun sudah mempersilakan Allegri untuk mengambil tindakan tegas terkait sikap Dybala.

“Saya rasa tidak hal istimewa yang terjadi terkait masalah Dybala. Allegri wajib membuat keputusan apakah akan menghukumnya atau tidak,” ujar Marotta.

“Allegri adalah pemimpin Juventus di ruang ganti dan di lapangan. Dia bertangung jawab atas apa yang terjadi dan memiliki hak untuk menjatuhkan hukuman,” ungkap Marotta.

Pada musim 2016-17, kejadian serupa pernah menimpa Allegri. Saat itu, ia berselisih dengan Leonardo Bonucci. Pada akhirnya, Allegri menjatuhkan hukuman denda dan larangan bermain sebanyak satu pertnadingan kepada Bonucci.

CEO Juventus, Giuseppe Marotta, tak khawatir terkait paceklik gol yang tengah dialami Paulo Dybala. Marotta yakin Dybala bakal kembali menemukan ketajamannya.

“Menurut saya, itu adalah jalur pertumbuhan yang sangat normal. Ingat, Dybala bahkan belum berusia 24 tahun, dia berusia 24 pada 15 November, dan hal normal jika pemain dalam karier sepak bolanya akan mencapai kedewasaan sekitar 26 atau 27 tahun,” kata Marotta.

Penyerang timnas Argentina itu mengawali musim 2017-2018 dengan sensasional. Dybala berhasil mencetak 12 gol dari delapan pertandingan yang dilakoni di berbagai ajang. Catatan tersebut termasuk hattrick ketika bersua Sassuolo dan Genoa di Serie A.

Akan tetapi, sejak 23 September 2017, Paulo Dybala hanya mendulang satu gol. Sementara itu, pada ajang Liga Champions, penyerang 23 tahun tersebut belum sekalipun mencatatkan namanya di papan skor.

“Kita bisa mengatakan dengan pasti dia adalah talenta yang hebat, untuk menjadi juara akan membutuhkan waktu. Anda akan menjadi juara apabila mencatatkan konsistensi hasil, permainan, dan performa,” lanjutnya.

“Saat ini, ada faktor yang mengganjal karena dia masih 23 tahun, dan setelah datang ke Juventus dia diberi banyak tanggung jawab. Semua orang menginginkan hal yang luar biasa darinya, tetapi semua itu butuh kesabaran,” tegas Beppe Marotta.