Aksi Basmi Terhadap Premanisme

Aksi Basmi Terhadap Premanisme : Basmi aksi premanisme menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar operasi cipta kondisi dengan menyisir lokasi rawan kejahatan selama empat hari sejak Kamis hingga Minggu, 7-10 Desember 2017.

Aksi Basmi Terhadap Premanisme

Alhasil, sebanyak 667 orang diamankan dari beberapa wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan beberapa kasus yang dilakukan.

“Ada kasus jambret, copet, parkir liar, Pak Ogah, dan lain-lain,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya,  Kombes Nico Afinta saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, (11/12/2017).

Dari ratusan orang yang diamankan tersebut sebanyak 95 orang ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan tindakan pidana. Sementara 570 orang dilakukan pembinaan dan dua orang dipulangkan karena tidak terbukti bersalah.

Pembinaan terhadap ratusan orang tersebut dilakukan oleh Polda Metro Jaya dengan menggandeng Dinas Sosial DKI Jakarta. “Kegiatan ini akan dilaksanakan terus menerus,” tandas Nico.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, razia tersebut adalah kegiatan untuk meminimalisir angka kejahatan agar masyarakat yang hendak melaksanakan Natal dan Tahun Baru 2018 dapat berjalan aman dan lancar.

Setelah operasi cipta kondisi ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Operasi Lilin Jaya 2017 yang akan di gelar para 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2017.

“Kegiatan ini berharap untuk kegiatan akhir tahun nanti tidak ada gangguan,” kata Argo.