PSM Makassar Kehilangan 2 Bomber Menyongsong Melawan PSS Sleman di Awal Seri Ketiga Kompetisi BRI Liga 1

PSM Makassar akan memulai seri ketiga Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan melawan PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). Tetapi, untuk meladeni duel ini, Juku Eja kehilangan dua penyerangnya, yaitu Anco Jansen dan Azka Fauzi.

Kedua bomber Juku Eja ini terpaksa menepi untuk laga itu. Keduanya wajib melakoni perawatan cedera yang sedang mereka alami.

“Cedera mereka terbilang ringan. Kami berharap dalam dua atau tiga hari ke depan mereka sudah kembali mengikuti latihan bersama pemain lain,” ujar Syafril Usman, asisten pelatih PSM kepada awak media di Makassar, Minggu (14/11/2021).

Terlepas dari cedera yang dialaminya, striker kelahiran Belanda itu memang belakangan menjadi sorotan usai pada enam duel terakhirnya bareng Juku Eja, ia tidak kunjung menjebol gawang musuh. Alhasil, koleksi bracenya tertahan di angka tiga saja.

Ia pun diisukan akan menjadi pilar paling depan yang akan dievaluasi oleh skuat nahkoda dan manajemen tim. Sementara bomber berusia 25 tahun ini, sejatinya akan digadang-gadang menjadi penyerang utama pengganti punggawa berusia 32 tahun tersebut.

Jika keduanya absen, arsitek Juku Eja, Milomir Seslija, tinggal bertumpu kepada Saldi Amiruddin, striker sayap yang sering diturunkan sebagai penyerang. Selain sang pemain, Ilham Udin Armaiyn dan Wiljan Pluim pula mampu diplot sebagai false nine saat menghadapi PSS Sleman nanti.

Pada peluang yang sama, Syafril Usman mengaku sudah mengantongi kelemahan Super Elang Jawa.

“Kami akan mencoba kebih dominan di lini tengah. Setelah menguasai bola, pemain diinstruksikan melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Itu yang kami lakukan dalam latihan tadi,” ujar Syafril Usman.

Juku Eja perlu kemenangan untuk membuka kesempatan kembali ke papan atas dalam klasemen sementara Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Tapi, mereka harus mewaspadai kebangkitan tim besutan Dejan Antonic itu yang selalu menang dalam dua partai terakhir, yaitu menumbangkan Borneo FC dengan skor 2-1 dan mengalahkan Persikabo 1973 dengan skor 3-2.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *