Persija Jakarta Bermain Tidak Bagus di Seri 2 Kompetisi BRI Liga 1, Bek Senior Macan Kemayoran Tahu Kekecewaan Pendukung

Persija Jakarta menutup seri kedua Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil seri 1-1 meladeni Barito Putera di Stadion Moch Soebroto, Jumat (05/11/2021).

Dengan begitu, maka Macan Kemayoran cuma memetik lima angka dari lima partai seri kedua, dengan rincian satu kali menang, dua seri, dan dua kali tumbang.

Pencapaian itu membikin suporter tim Ibukota kecewa. Mereka menumpahkan kekesalannya di berbagai platform media sosial.

Lini belakang senior Persija Jakarta, Maman Abdurrahman mengetahui kekecewaan para pendukung. Oleh sebab itu, ia berikrar klubnya bakal memperbaiki demi memperoleh hasil lebih baik di seri ketiga nanti yang konsepnya bakal dimulai pada 19 November 2021.

“Buat saya pertandingan melawan Barito Putera hasilnya sangat mengecewakan. Apalagi ini pertandingan terakhir di seri kedua. Kami tidak bisa memanfaatkan peluang pada akhir pertandingan saat mendapatkan penalti,” ujar Maman, disadur dari laman klub.

“Namun inilah sepak bola. Apa pun bisa terjadi. Pastinya ini akan menjadi evaluasi buat kami dan akan kerja keras lagi pada seri ketiga,” katanya menambahkan.

Punggawa berusia 39 tahun ini menambahkan, seluruh amunisi Macan Kemayoran sudah berusaha keras untuk memetik kemenangan pada duel menghadapi Laskar Antasari. Tetapi, ia mengakui permasalahan konsentrasi masih menjadi momok bagi para pilar Persija.

Brace yang diciptakan Laskar Antasari lewat Aleksandar Rakic memang bermula dari lalainya lini belakang Macan Kemayoran dalam mengantisipasi pergerakan Rafael Silva dari sisi kanan. Bek asal Jakarta itu sendiri tidak berhasil menjaga Rakic dengan sempurna sehingga sang pemain sukses melanjutkan operan Rafael ke gawang Persija yang dijaga Andritany Ardhiyasa.

“Buat saya, kami sebagai pemain sudah berjuang maksimal di babak pertama dan kedua. Tapi memang kami harus lebih baik lagi, lebih konsentrasi, lebih fokus, dan terus memperbaiki diri agar bisa menjaga konsistensi selama 90 menit,” ucap Maman.

Arsitek Persija Jakarta, Angelo Alessio pun mengungkapkan kekecewaan atas hasil seri dari klub asal Banjarmasin itu. Menurutnya, tim besutannya mampu merebut kemenangan.

Pelatih asal Italia ini pula buka bicara terkait ketidakberhasilan eksekusi penalti Marco Motta di akhir laga. Kalau penalti itu masuk, sebetulnya Macan Kemayoran nyaris pasti mampu merebut angka penuh.

“Mengenai penalti, itulah sepak bola. Seharusnya penalti itu bisa mengubah keadaan. Namun Marco Motta gagal melaksanakan tugasnya,” tutur pelatih asal Italia ini.

“Secara keseluruhan saya tidak puas karena seharusnya bisa mendapatkan tiga poin dan naik posisi di klasemen,” imbuh Angelo Alessio.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *