Reva Adi Utama Penasaran Ingin Merasai Atmosfer Derbi Jatim Melawan Arema FC

Lini belakang kiri Persebaya Surabaya, Reva Adi Utama, akan menjalani duel Derbi Jatim perdananya pada musim ini. Sang pilar berada di kubu klub asal Kota Pahlawan ini bakal bertemu dengan klub rival abadi, Arema FC.

Kedua klub dijadwalkan saling berhadapan dalam jornada ke-11 Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (06/11/2021) malam.

Punggawa asal Makassar ini sendiri baru diboyong Bajol Ijo pada awal musim ini. Sebelumnya, sang pemain cuma sempat memperkuat tim luar Jawa. Sebut saja PSM Makassar, Barito Putera, dan Badak Lampung FC.

“Yang saya dengar, pertandingan ini bakal sengit, ketat, dan agak keras dalam arti tetap fair. Derbi ini akan menjadi sangat seru dan sengit. Jadi, siapa yang paling bekerja keras di lapangan, punya kemauan tinggi, itu yang akan menang,” ungkap Reva.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kedua klub ini terlibat rivalitas sejak lama. Perjumpaan Singo Edan dan Bajol Ijo selalu melahirkan persaingan sengit di dalam lapangan. Tidak jarang, pendukung turut meramaikan rivalitas klub kesayangan mereka.

Aremania dan Bonek pula dikenal sebagai dua kelompok pendukung yang punya hubungan kurang baik. Dua kelompok ini belum mampu diperjumpakan sehingga tidak bakal ada lawatan Aremania ke Surabaya atau Bonek ke Malang.

Atmosfer panas Derbi Jatim lebih terasa dengan kedatangan pendukung di stadion. Biasanya mereka membagikan koreo kreatif yang ditujukan untuk menekan mental klub musuh.

“Ini saya jadikan motivasi untuk memberikan yang terbaik untuk Persebaya Surabaya. Alhamdulillah seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap bertanding. Seluruh pemain sudah siap, dari segi mental, fisik, dan persiapan pertandingan,” imbuhnya.

Tapi, pertandingan kali ini akan dihelat tanpa penonton lantaran masih dalam kondisi wabah virus Corona. Bumbu ketegangan antarkelompok pendukung kemungkinan bakal berkurang lantaran Aremania dan Bonek tidak mampu datang ke stadion.

Laga Singo Edan menghadapi Bajol Ijo ini menjadi kali ketiga tidak didatangi oleh penonton sekaligus di lokasi netral. Dua perjumpaan sebelumnya disudahi dengan kemenangan klub kebanggaan Bonek dan Bonita itu dengan duel tidak dihelat di Malang atau Surabaya.

Pada Kompetisi Liga 1 2019, Derbi Jatim ini berkesudahan dengan kemenangan 4-1 untuk Bajol Ijo pada 12 Desember 2019. Waktu itu, laga dilaksanakan di Stadion Batakan, Balikpapan, lantaran Persebaya Surabaya yang berstatus tuan rumah melakoni sanksi larangan berlaga di Surabaya.

Kemudian, Persebaya melanjutkan kemenangan itu dengan skor 4-2 dalam semifinal Piala Gubernur Jatim 2020. Derbi Jatim itu pula dilaksanakan di lokasi netral, tepatnya di Stadion Supriyadi, Blitar, pada 18 Februari 2020.

Menariknya, dua duel itu terjadi ketika Bajol Ijo sudah dilatih oleh arsitek berusia 51 tahun itu. Sosok satu ini tentu tidak asing buat Singo Edan lantaran sang pelatih pernah berkarier sebagai punggawa dan juru racik.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *