Robert Alberts Meminta Anak Didiknya Untuk Bangkit Saat Menghadapi Persikabo 1973

Juru racik Persib Bandung, Robert Rene Alberts, berkeinginan anak asuhnya mampu bangkit untuk memetik angka sempurna ketika bertemu dengan Persikabo 1973 dipekan ke lima kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Senin (27/09/2021) malam di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Dua partai sebelumnya di ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022, klub asal Kota Kembang ini cuma memetik satu angka usai ditahan seri 10 punggawa Bali United (2-2) dan ditahan seri tanpa gol oleh Borneo FC.

Maka itu, nahkoda asal Belanda itu menekankan kepada anak didiknya untuk bangkit seperti memulai kompetisi BRI Liga 1 supaya memetik tiga angka. Bahkan sang arsitek pula membidik dua kemenangan.

“Ekspektasi kami tentunya mendapat tiga poin. Fokus kami sama dengan laga sebelumnya namun kami gagal meraih hasil yang kami inginkan yaitu tiga poin,” tegas Robert dalam sesi jumpa pers secara virtual, Minggu (26/09/2021).

“Kami akan memainkan dua laga tersisa di seri pertama liga ini dan target kami adalah mendapat enam poin,” tambah pelatih Persib Bandung itu.

Disinggung Persikabo 1973 tengah punya motivasi tinggi usai menang telak atas Barito Putera, eks pelatih PSM Makassar itu mengaku bahwa Laskar Padjajaran punya pilar dengan kualitas yang apik.

Juru taktik berusia 66 tahun ini mengaku sudah tahu dengan kekuatan tim besutan Igor Kriushenko itu, sebuah klub yang apik, termasuk kemampuan individu punggawanya lantaran sempat beberapa kali meladeni Maung Bandung.

“Tapi menurut saya, kami sudah memenangi dua laga dan ingin melanjutkan kemenangan itu lagi, menikmati permainan dan meraih kemenangan kembali,” ujar Robert.

Melihat Laskar Padjajaran ketika meladeni Barito Putera sambung juru taktik Sarawak FA itu, Laskar Antasari sesungguhnya punya kesempatan untuk menciptakan brace, namun Persikabo 1973 punya pilar yang berkualitas, terutama Ciro Alves.

“Ciro bisa melakukan banyak hal untuk mengubah jalannya laga. Tapi jika melihat permainan melawan Barito, Barito yang punya lebih banyak peluang, hanya saja mereka tidak beruntung dan tidak bisa mencetak gol. Seharusnya mereka bisa mencetak lebih dari tiga gol, tapi itu lah sepak bola,” tutur Robert.

“Terutama Ciro, dia adalah pemain yang sangat bagus dan kami harus mengantisipasi dia,” ungkap eks pelatih PSM Makassar dan Arema ini mengakhiri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *