Kemampuan Pilar PSIS Semarang di Timnas Indonesia: Akan Terang dan Menjadi Pilihan Juru Racik Skuad Garuda

PSIS Semarang mengirimkan dua punggawanya untuk TC Timnas Indonesia dalam persiapan meladeni Kualifikasi Piala Asia 2023. Keduanya adalah Pratama Arhan Alif dan Septian David Maulana.

Berdasarkan surat resmi dari PSSI kepada manajemen Mahesa Jenar dengan nomor surat 5181/AGB/365/IX-2021 yang ditandatangani Sekjen Yunus Nusi, baik dua pilar PSIS Semarang ini bakal mengikuti TC di Jakarta mulai 19 sampai 30 September 2021.

Pemanggilan mereka dalam pemusatan latihan di Timnas tidak mengganggu kiprahnya di ajang BRI Liga 1 2021/2022. Keduanya tetap diperbolehkan mengikuti laga Mahesa Jenar di ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022 di tengah-tengah TC Skuad Garuda.

Nama pemain asal Blora itu jelas dengan gampang bakal dipilih Shin Tae-yong, mengingat ia merupakan satu diantara sosok pilihan sang pelatih. Dimulai saat ia masih di Timnas Indonesia U-19 yang latihan di Eropa tahun lalu.

Pilar berusia 19 tahun ini banyak dipercaya nahkoda asal Korea Selatan itu menduduki posisi lini belakang sayap kiri dalam serangkaian uji tanding. Begitu pula waktu Skuad Garuda menuntaskan duel tersisa kualifikasi Piala dunia 2022, sang pemain dipromosikan ke skuat senior dan selalu masuk starter.

Pratama Arhan tidak perlu waktu lama menyesuaikan diri dengan pemain lain yang lebih senior di Timnas. Sang bek sayap kiri masuk dalam skema permainan yang diinginkan juru racik berusia 52 tahun itu, yaitu kuat, cepat, dan tidak kenal letih. Pratama Arhan pula menjadi senjata dalam lemparan bola ke dalam jarak jauh.

“Yang pertama bersyukur Alhamdulillah bisa kembali dipanggil Timnas. Bakal kerja maksimal dan kerja keras lagi untuk lebih baik lagi,” tutur Arhan setelah namanya masuk dalam daftar pemain di TC Timnas Indonesia, Jumat (17/09/2021).

Di level tim, punggawa berpostur tinggi 170cm itu sudah menduduki posisi di skuat utama khususnya lini bertahan sayap kiri. Ia selalu bermain di tiga duel yang sudah dilakoni Mahesa Jenar. Seperti biasa, tidak cuma pandai dalam bertahan, ia pula diandalkan saat melancarkan serangan khususnya dari sayap kiri.

Sementara itu, Septian David Maulana, tidak takluk bersemangat menyambut pemanggilan Shin Tae-yong ke TC Skuad Garuda. Sang pilar berniat untuk menembus tim utama Timnas Indonesia.

Pemain asal Semarang ini merupakan nama debutan dalam TC Skuad Garuda. Ini menjadi kali perdana bagi sang pilar untuk mampu menikmati pengalaman di bawah besutan juru racik Shin Tae-yong.

Faktor itulah yang membikin punggawa berusia 25 tahun itu tidak mau menyia-nyiakan peluang dari nahkoda kelahiran 11 Oktober 1970 itu. Sang pemain berkeinginan mampu bermain maksimal dalam TC sehingga berkesempatan menembus tim utama.

“Alhamdulillah, saya bisa mengikuti latihan dengan lancar. Saya bersyukur bisa dipanggil kembali ke Timnas Indonesia. Semoga saya bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan yang sudah diberikan ini,” ungkap Septian David Maulana.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *