Bobotoh Meminta Persib Bandung Bermain Menghibur, Seperti Ini Respons Pelatih Maung Bandung

Sebagian Bobotoh Persib Bandung meminta pasukan Robert Alberts untuk bermain dengan permainan yang menghibur ketika berlaga di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, tidak cuma semata memetik kemenangan.

Maung Bandung baru melakoni duel pertama ajang kasta tertinggi Indonesia itu meladeni Barito Putera, Sabtu (04/09/2021) malam di Stadion Indomilk Arena, Tangerang dan menang dengan skor tipis 1-0.

Klub asal Kota Kembang ini bersiap untuk mengarungi jornada kedua kompetisi BRI Liga 1 meladeni Persita Tangerang, Sabtu (11/09/2021) di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi.

Merespons tuntutan Bobotoh, juru racik Persib Bandung, Robert Alberts mengaku bahwa para punggawanya sudah bermain cukup menghibur ketika menghadapi Barito Putera.

“Memang kami belum efektif, tapi saya sudah berbicara kepada pemain, jika kalian tidak bermain sepak bola hampir selama dua tahun, kalian tidak bisa dalam kondisi terbaik di awal,” kata Robert.

Menurut arsitek asal Belanda itu, Maung Bandung selalu menjajal memetik kemenangan dan secara bertahap terus mengalami peningkatan.

“Bagi kami yang terpenting adalah selalu berusaha meraih kemenangan di setiap pertandingan,” cetus pelatih kelahiran Belanda ini.

Sementara itu, Marc Klok, Mohammed Rashid, dan punggawa lainnya sering mengadakan latihan tambahan sendiri menyongsong berjumpa dengan Pendekar Cisadane.

Apa yang diadakan beberapa pilarnya itu sambung pelatih berusia 66 tahun ini memang faktor yang sudah didiskusikan dengan klub. Pilar yang masih butuh latihan mandiri, dipersilakan untuk latihan mandiri.

“Itu hal yang sudah beberapa kali kami diskusikan. Ketika kami selesai melakukan latihan bersama, pemain yang merasa perlu berlatih mandiri boleh tetap tinggal di lapangan untuk melakukan kegiatannya sendiri,” ujar Robert.

Ketika klub diliburkan latihan pada Selasa (07/09/2021), ada beberapa punggawa yang tetap latihan.

“Jadi itu tergantung individu masing-masing. Jika kalian melihat di seluruh dunia, selalu ada pemain yang tinggal di lapangan untuk berlatih tambahan,” ungkap Robert.

“Ketika saya masih muda, ketika latihan Ajax sudah selesai, saya melihat Johan Cruyff tetap berada di lapangan selama satu jam dan dia berungkali melepaskan tendangan. Jadi itu normal,” tambah pelatih berusia 66 tahun ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *