Eber Bessa Masih Terkendala Visa, Pelatih Bali United Penuh Harapan Sang Pilar Akan Beradaptasi Cepat

Eber Henrique Ferreira de Bessa resmi diperkenalkan winger serang anyar Bali United lewat video yang diposting dalam akun media sosial Serdadu Tridatu, Rabu (08/09/2021) petang. Tetapi, persoalannya sang pemain masih belum tiba di Indonesia.

Media officer Bali United, Alexander Maha Putra Oemanas, pernah menuturkan kalau pilar asal Brasil itu akan langsung berlabuh bareng teman-teman seskuatnya di Jakarta. Kebetulan hari ini, Kamis (09/09/2021), klub asal Pulau Dewata ini ke Jakarta untuk bersiap meladeni Barito Putera dalam duel jornada kedua kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Juru racik Serdadu Tridatu, Stefano Cugurra, pun buka bicara masalah punggawa anyarnya tersebut. Sang arsitek menerangkan Eber Bessa masih belum berlabuh bareng klubnya karena terkendala visa.

“Masih belum mendapatkan visa. Kami sering berkomunikasi dan dia sudah menunggu lama soal visa. Pasti dia pusing di Brasil karena mau datang untuk membantu tim tapi belum boleh berangkat,” ujar Teco.

Tetapi, juru taktik asal Brasil ini sudah punya jalan keluar supaya keadaan fisik punggawa berusia 29 tahun itu tetap terjaga. “Pelatih fisik sudah kirim program untuk dia latihan di Brasil,” tegas Bali United itu.

Pelatih berusia 47 tahun itu mengaku belum mampu bicara banyak tentang pertimbangannya menggaet winger berpostur mungil yang mampu tampil dalam delapan posisi berbeda itu.

Stefano Cugurra cuma memberi respons yang mengambang dan menuturkan sudah sempat melihat langsung bermainan Eber Bessa.

“Tim butuh pemain gelandang. Eber datang dari Liga Portugal, sebuah liga yang kuat dan bagus di Eropa,” ujar Teco.

Satu faktor yang pasti, pilar yang sempat berkarier di klub Portugal itu bakal menanggung beban keinginan tinggi para pendukung Bali United. Faktor itu mampu dipastikan lantaran punggawa yang berposisi sebagai lini tengah sebelumnya di Serdadu Tridatu, Nick van der Velden dan Paulo Sergio, punya kemampuan di atas rata-rata punggawa lokal. Kedua amunisi tersebut kebetulan berkontribusi besar untuk tim besutan Stefano Cugurra itu.

Serdadu Tridatu pernah kehadiran Diego Assis yang akhirnya dicoret lantaran tidak berhasil menunjukkan permainan terbaiknya. Tentu pendukung tidak ingin Bali United membeli kucing dalam karung. Eks pelatih Persija Jakarta itu pun ingin pendukung membantu adaptasi winger berpostur tinggi 166cm tersebut.

“Semoga suporter biasa mmebantu Eber beradaptasi cepat dengan tim. Berikan semangat kepada pemain agar dia bisa bermain bagus di Bali United,” ujar Teco.

“Saya dengan tim pelatih pasti membantunya agar cepat beradaptasi dengan sistem tim dan pemain lain. Kami mendukung dia untuk membuatnya senang bisa bermain bagus,” lanjutnya.

Beban ekspektasi yang begitu tinggi untuk pemain anyar Bali United ini jelas menjadi sebuah tantangan. Mantan nahkoda Royal Thai Navy itu pun mengetahui betul keadaan itu, tapi percaya sang pilar mampu mengatasinya.

“Eber sudah bermain di Liga Portugal. Pasti di sana ada tekanan juga. Tahun ini, semua pertandingan tanpa suporter di stadion. Saya pikir tidak ada tekanan ketika bermain di dalam pertandingan,” tegas Teco.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *