Pertandingan Perdana Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 Akan Menjadi Momen Istimewa bagi Wallace Costa

PSIS Semarang akan menghadapi Persela Lamongan dalam duel pekan perdana kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (04/09/2021). Partai itu akan dilaksanakan di Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, seperti yang tercantum di situs resmi Liga Indonesia Baru.

Perjumpaan meladeni Laskar Joko Tingkir akan menjadi momen yang istimewa bagi lini belakang sekaligus kapten PSIS Semarang, Wallace Costa. Ia bakal menjadi musuh bagi eks klubnya dulu.

Klub asal Kota Soto itu merupakan tim perdana dalam karier punggawa asal Brasil ini di Indonesia. Sang pilar berkostum Laskar Joko Tingkir pada musim 2018 dan cuma satu musim di sana, lantaran kemudian pindah ke Mahesa Jenar.

Bek berusia 35 tahun ini amat bersemangat menyongsong laga akhir pekan nanti. Ia mengaku meletakkan respek kepada eks klubnya dan bakal menjadikan duel yang cukup emosional bagi dirinya.

“Selalu menjadi momen spesial setiap kali bertemu Persela Lamongan. Saya sangat menghormati tim Persela. Saya pun juga berharap Persela bermain bagus, tapi PSIS Semarang yang menang,” ujar Wallace Costa, Rabu (01/09/2021).

Sebagai bekas pilar Laskar Joko Tingkir, punggawa berpostur tinggi 186cm itu tercatat sudah tiga kali bermain sebagai musuh dari Persela Lamongan. Bahkan ia bisa menciptakan tiga gol ke gawang bekas klubnya tersebut.

Tetapi, tiap musim akan berbeda keadaannya. Ia berkeinginan Mahesa Jenar kembali meneruskan tren positif tiap bertemu Laskar Joko Tingkir. Dengan waktu persiapan yang sesungguhnya tergolong singkat, bukan alasan bagi PSIS Semarang untuk tidak membidik kemenangan.

“Saya optimistis PSIS mendapat hasil yang bagus meski persiapan kami singkat. Kami sadar mungkin akan rumit awalnya sampai kami menemukan bentuk permainan. Chemistry dan komunikasi di lapangan bisa membuat perbedaan pada awal-awal musim,” lanjutnya.

“Sementara sisi lain, saya juga sangat senang kompetisi akhirnya kembali berjalan setelah waktu yang cukup lama,” jelas Wallace Costa.

– Kiper: Jandia Eka Putra, Joko Ribowo.
– Belakang: Wallace Costa, Rio Saputro, Wahyu Prasetyo, Alfeandra Dewangga, Frendi Saputra, Fredyan Wahyu, Riyan Ardiansyah, Kartika Vedhayanto, Pratama Arhan, Syiha Buddin.
– Tengah: Eka Febri Setiawan, Jonathan Cantillana, Finky Pasamba, Septian David Maulana, Fandi Eko Utomo, Mahir Radja Satya, Brian Ferreira, Nerius Alom, Damas Damar, Andreas Ado.
– Depan: Hari Nur Yulianto, Komarodin, Jorry Guruh, Bruno Silva, Risky Fajar, Farrel Arya, Bahril Fahreza.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *