Seperti Ini Alasan Utama Pelatih Persib Bandung Tertarik Menerima Masa Kerja Jangka Panjang dari Pangeran Biru

Menyambut kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, nahkoda Persib Bandung Robert Alberts mengungkapkan ada beberapa alasan yang membikin manajemen Maung Bandung menyodorkan masa bakti panjang sampai 2025.

Itu semua tidak lepas dari kemampuan kerjanya selama melatih klub asal Kota Kembang itu sejak musim 2019 sampai 2020, di mana waktu memulai bareng Pangeran Biru tahun 2019, arsitek berusia 66 tahun ini resmi menjadi juru taktik usai tim terbentuk oleh Miljan Radovic.

“Kontrak pertama didapat pada jelang laga pertama musim 2019, yang mana bagi saya itu bukan satu musim penuh karena proses pengembangan tim sudah berjalan. Di musim itu kami bisa menunjukkan performa yang tangguh di putaran kedua,” jelas Robert saat dihubungi awak media Minggu (29/08/2021).

Pada musim 2020, pelatih asal Belanda itu mengaku mulai mengawali bareng Maung Bandung dengan apik, namun sayangnya, ajang Liga 1 2021 dibatalkan akibat mewabahnya pandemi Corona. Waktu itu Persib Bandung sudah memimpin klasemen sementara usai melampaui tiga partai.

“Jadi kontrak yang saya miliki bersama Persib Bandung masih tersisa hingga tahun depan. Jadi perpanjangan kontrak yang saya tanda tangani berdurasi hingga 2025 dimulai dari 2022 hingga 2025, tiga tahun perpanjangan,” ungkap pelatih asal Belanda ini.

Diakui eks juru latih PSM Makassar itu, sejak berlabuh ke Pangeran Biru sudah banyak yang dibicarakan dengan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono terkait seluruh faktor dalam membangun Persib Bandung ke depannya.

“Bukan hanya membangun kesuksesan untuk tim utama tapi kami juga mulai memperhatikan akademi dan mulai membangun fasilitas juga. Tapi karena pandemi, itu semua harus tertunda,” kata Robert.

Maka itu, sambung mantan pelatih Sarawak FA itu, ia ingin bekerjasama dengan jangka panjang dimulai dari tahun lalu, dimana ingin meneruskan keinginan bareng klub utama.

“Kami mematok target yang tinggi. Kami tim yang tentunya memasang target untuk menjadi juara. Tapi di waktu yang sama, kami harus membangun fondasi untuk klub supaya di masa yang akan datang, kami bisa menjadi klub profesional,” tegas Robert.

Seperti faktornya di Belanda, di mana Ajax menjadi akademi yang terkenal dan melahirkan punggawa-punggawa bakat yang mereka produksi sampai tersebar memperkuat tim di liga-liga top.

“Sama halnya dengan Persib, kami melihat masa depan, bukan hanya menjadi juara tapi pada akhirnya menjadi model klub profesional,” ungkap pelatih berusia 66 tahun ini.

Faktor itulah yang membikin juru racik Persib Bandung ini amat tertarik untuk dikontrak panjang oleh Pangeran Biru, terlebih menurutnya lingkungan dan budaya di Bandung yang membikinnya nyaman.

“Orang-orangnya sangat fantastis, saya merasa hangat di Bandung, merasa dihargai di sini. Dan bagi saya ini klub terbaik menurut pengalaman saya, kebijakkan finansial yang bagus dari manajemen, kami tidak boros menghamburkan uang, seluruh yang dijanjikan bisa ditepati,” kata Robert.

“Kepercayaan diberikan oleh manajemen pada saya untuk melanjutkan membangun klub ini karena target kami bukan hanya menjadi klub terbaik di Indonesia tapi juga di sepak bola Asia,” tambah Robert sambil mengakhiri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *