Persebaya Surabaya Menanti Regulasi Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 Terkait Syarat Vaksin

Persebaya Surabaya masih menunggu regulasi kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 yang mengatur tentang syarat vaksin untuk para pilar. Sebelumnya, pernah beredar berita bahwa punggawa yang bermain di ajang kasta tertinggi Indonesia wajib melakoni vaksinasi.

Akan tetapi, belum ada kepastian regulasi pelaksanaan secara resmi untuk ajang yang bakal dimulai 27 Agustus mendatang itu. Hingga sejuah ini, berita teranyar menyebutkan bahwa operator ajang sudah mengantongi izin dari Polri.

Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman, buka bicara tentang ketentuan itu. Sang pria mengembalikan implementasi dari surat rekomendasi itu kepada PT Liga Indonesia Baru.

“Kalau itu (dua dosis vaksin) ranahnya PT LIB (operator Liga 1). Mereka yang akan membuat regulasi seperti apa,” kata Ram Surahman dilansir situs resmi Persebaya, Kamis (19/08/2021).

Vaksinasi Corona sudah diatur wajib diadakan dalam dua dosisi dengan jangka waktu yang sudah diatur kepada semua warga. Masalahnya, belum ada ketentuan apakah punggawa yang diizinkan bertanding cukup melakoni sekali dosis vaksin atau wajib dua kali.

Menurut pria berusia 47 tahun itu, kewajiban supaya pilar sudah disuntik dua dosis vaksin masih butuh dikaji. Disebabkan, banyak hal yang mampu membikin punggawa tidak mampu memperoleh jatah dua dosis vaksin sebelum tanggal 27 Agustus.

Keinginannya ketentuan itu mampu ditinjau dari masing-masing kasus yang dialami oleh beberapa pilar.

“Kalau pemain kami mayoritas sudah dua dosis. Tapi bagaimana yang pernah terpapar Covid beberapa waktu belakangan? Tidak bisa (langsung) divaksin, menunggu tiga bulan,” kata Ram.

“Ada juga pemain asing yang memang untuk mendapatkan jatah vaksin harus melalui proses yang cukup panjang. Kalau begitu solusinya operator juga seperti apa. Harapan kami itu bisa dilihat per kasus saja, tidak bisa secara umum,” imbuhnya.

Bajol Ijo sesungguhnya tidak meladeni halangan lantaran seluruh punggawa sudah melakoni vaksin. Teranyar, empat legiun asing pula sudah memperoleh jatah vaksin dosis pertama yang diadakan pada Rabu (18/08/2021).

Sebelumnya, Satgas Corona pula sudah memberikan rekomendasi untuk dihelatnya ajang BRI Liga 1 dan Liga 2 via surat resmi yang dikirimkan kepada Ketua Umum PSSI Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan.

Surat bertanda tangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Ganip Warsito itu mengizinkan pelaksanaan ajang mulai 27 Agustus 2021 sampai 30 April 2022.

Dalam surat itu ada tiga poin yang disoroti Satgas Corona yang terkait dengan penerapan protokol kesehatan selama berjalannya ajang. Tetapi ada dalam salah satu poinnya yang membuka ruang diskusi, yaitu mewajibkan seluruh anggota klub sudah disuntik dua dosis vaksin.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *