Borneo FC Memiliki Pekerjaan Rumah Memperbaiki Mental Punggawa Menyongsong Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022

Asisten nahkoda Borneo FC, Akhmad Amiruddin, menyebutkan pihaknya tengah fokus memperbaiki mental anak didiknya menyongsong kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Sang asisten pelatih tidak menampik, mental punggawa Borneo pernah bermasalah lantaran ketidakjelasan ajang.

Pesut Etam merupakan klub yang telah lama menghelat persiapan ajang kasta tertinggi Indonesia itu. Tetapi, keadaan Indonesia yang tidak kondusif akibat wabah virus Corona membikin ajang beberapa kali mengalami penundaan.

Ketidakjelasan nasib ajang itu membikin konsentrasi dan fokus para punggawa klub asal Samarinda itu terganggu. Akhmad Amiruddin percaya, usai kepercayaan diri para punggawa kembali maka bakal secara berbarengan memulihkan mental pilar.

“Kami sudah melakukan persiapan cukup lama. Akan tetapi, kompetisi tak kunjung dimulai dan jelas itu mengganggu mental pemain,” kata Ahmad Amiruddin.

“Kalau dari sisi fisik kami pastikan tak ada masalah. Masalahnya memang di mental. Semoga pemain Borneo FC sudah menemukan kembali kepercayaan diri mereka. Dengan itu, mental mereka pun akan terangkat,” tegas pria yang akrab disapa Amir itu.

Pesut Etam memiliki waktu kurang dari dua pekan untuk terus memantapkan persiapan menyongsong kompetisi BRI Liga 1. Ajang musim ini bakal dihelat mulai 27 Agustus 2021.

Manajer Borneo FC, Farid Abubakar menyebutkan, skuatnya perlu partai uji tanding untuk mengukur persiapan yang telah diadakan menyongsong ajang kasta tertinggi Indonesia itu. Tetapi, sang pria mengaku belum mampu mengonfirmasi kandidat musuh yang bakal diladeni Pesut Etam.

“Sepertinya kami akan agendakan uji coba sebanyak dua kali nanti. Apalagi melihat jadwalnya juga mundur,” kata Farid Abubakar.

“Namun, kami masih mencari siapa yang menjadi lawannya. Sesuai dengan kebutuhan pelatih karena ingin mesin ini panas sebelum kompetisi dimulai,” tegas Farid Abubakar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *