Kegiatan Punggawa Persib Bandung Selama PPKM Darurat Jawa-Bali: Bek Maung Bandung Menambah Porsi Latihan

Lini belakang Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, mengaku menikmati dan melahap seluruh menu latihan yang diberikan skuat nahkoda dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali. Bahkan demi menjaga keadaannya, sang pilar pun menambah sendiri porsi latihannya.

Pemain asal Tangerang itu mengaku tidak ada halangan selama melakoni latihan mandiri. Bahkan sang bek berinisiatif menambah porsi latihan sendiri demi menjaga keadaan fisiknya supaya tetap stabil kalau suatu waktu nanti kembali berajang.

“Untuk latihan tambahan ada, selain memang yang diberikan staf pelatih sebenarnya sudah cukup kalau kita menjalankannya dengan baik. Tapi, terkadang sebagai pemain ada sesuatu yang dirasa kurang di dalam diri dan membuat kita melakukannya sendiri,” ujar Jupe, Kamis (15/07/2021).

Palang pintu berusia 34 tahun ini mengakui punya cara tersendiri dalam menambah porsi latihan. Sang pemain memanfaatkan alat-alat kebugaran yang berada di kediamannya.

“Kalau saya kebetulan memiliki alat treadmill, sebagian juga ada alat-alat gym, jadi ya saya lakukan secara mandiri,” ujar bek Persib Bandung itu.

Selama menu latihan, punggawa berpostur tinggi 180cm itu terkadang mengajak sang anak untuk ikut serta. Apalagi buah hati tercintanya memiliki waktu kosong sebab pembelajaran sekolah diadakan secara online.

“Selain menambah porsi latihan, ya menambah juga aktivitas untuk anak-anak, setidaknya mereka tidak jenuh di rumah karena sedang melakukan sekolah online,” ujarnya.

Sejauh ini kegiatan bareng sang anak lebih banyak diadakan di rumahnya. Biasanya eks pilar Sriwijaya FC itu mengajak keluarga kecilnya bersepeda di sekitar kediaman.

“Selama PPKM saya tidak melakukannya karena di lingkungan kami melarang kegiatan itu. Jadi ya hanya jogging saja, senam, olahraga seperti itu saja,” ujarnya.

Seperti diketahui, tim asal Kota Kembang ini meliburkan para pilarnya lantaran mengikuti kebijakan Pemerintah dalam menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang telah dimulai sejak 03 Juli sampai 20 Juli 2021.

Tetapi, para punggawa tetap memperoleh menu latihan secara mandiri di kediaman masing-masing. Pilar pun harus memberi laporan latihan dengan format video.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *