PSIS Semarang Tetap Menjaga Fokus Meskipun Ajang Liga 1 2021/2022 Diundur, Penyerang yang Dinanti-Nanti Segera Hadir

PSIS Semarang enggan larut dalam kekecewaan, mengenai penundaan kompetisi Liga 1 2021/2022. Diketahui PSSI menunda penyelenggaraan ajang setidaknya sampai akhir bulan nanti.

Tidak terlepas dari menaiknya kasus Corona di Indonesia, membikin ajang kasta tertinggi Indonesia itu yang sewajibnya dimulai 09 Juli mendatang. Tetapi, Mahesa Jenar masih terus berlatih dengan intens baik di Semarang maupun Kendal.

Pada sesi latihan dua hari terakhir, juru racik Dragan Djukanovic mengasah taktik anak didiknya agar lebih mantap. Ia menerangkan skuatnya untuk terus fokus menggelar latihan walau kemarin pernah mendengar kabar kurang sedap masalah ajang.

“Kami tetap melaksanakan game taktikal. Fokus soal taktik dan anak-anak tampak enjoy walaupun mereka kemarin sedikit kecewa dengan keputusan penundaan Liga 1,” terang pelatih asal Serbia, Kamis (01/07/2021).

Nahkoda kelahiran Montenegro itu yakin kepada semua anak didiknya tetap profesional mengetahui keadaan saat ini. Tertundanya kompetisi Liga 1 diinginkannya tidak membikin fokus para amunisi lenyap kembali.

“Semua kecewa itu wajar, tapi saya yakin semua tetap fokus latihan dan melaksanakan latihan secara profesional. Semoga segera ada keputusan mengenai Liga 1,” jelas Dragan Djukanovic.

Sebelumnya adanya keputusan penundaan kompetisi kasta tertinggi Indonesia, tim asal Kota Lumpia itu dijadwalkan berlaga meladeni Persela Lamongan pada pekan perdana di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, 10 Juli mendatang. Kemudian diteruskan partai menghadapi Persija Jakarta (17 Juli 2021).

Sementara itu, tim besutan Dragan Djukanovic itu menunggu kehadiran striker tumpuannya, Bruno Silva yang dalam perjalanan ke Indonesia. Sang pemain dijadwalkan terbang ke Indonesia hari ini, Kamis (01/07/2021) dan datang di Jakarta besok untuk berikutnya melakoni karantina.

Bos Mahesa Jenar, Yoyok Sukawi memosting sebuah foto tiket keberangkatan penyerang bernomor punggung 91 di PSIS Semarang itu ke Indonesia untuk segera menyusul teman-temannya yang sudah berlatih lama.

“Yang ditunggu-tunggu. Tinggi, kurus, larinya kencang,” tulis Yoyok Sukawi dalam akun instagramnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *