Nahkoda Persela Lamongan Tidak Lega Dengan Tekad Anak Didiknya

Arsitek Persela Lamongan, Iwan Setiawan, merasa tidak lega dengan penampilan anak didiknya yang diperlihatkan pada sesi latihan, Selasa (15/06/2021) sore WIB. Dia terus berteriak mengingatkan punggawa Laskar Joko Tingkir untuk tetap fokus sampai akhir.

Amunisi asal Medan itu mengakui bila Syahroni dan rekan-rekan belum bisa memahami arahan yang dia berikan. Latihan tim asal Kota Soto itu pekan ini menitberatkan pada peningkatan keadaan fisik dan organisasi pertahanan.

“Kami fokus di strength training, dan sub-sub prinsip dan sub prinsip bertahan. Artinya latihan individual taktikal dan grup taktikal itu yang kami fokuskan dalam latihan. Tetapi, jujur saja saya agak kurang puas dengan latihan kali ini,” jelasnya.

“Makanya pada sesi terakhir ini saya sampaikan bagaimana bekerja harus selalu maksimal, karena kadang-kadang musuh terbesar adalah diri sendiri. Bagaimana melawan kelelahan, sekuat apa kita mengejar mimpi,” Iwan menambahkan.

Juru latih berusia 62 tahun itu menyebut bila tekad untuk menjadi lebih baik bakal amat berpengaruh kepada penampilan punggawa, baik di latihan maupun laga. Dengan mayoritas pilar muda, sang juru racik ingin menanamkan faktor itu kepada anak didiknya.

“Seberapa besar keinginan pemain-pemain muda yang ada di Persela untuk mengejar mimpinya, itu akan menyesuaikan dengan seberapa besar kerja kerasnya di dalam bekerja sebagai pemain sepak bola,” jelasnya.

Tim besutan Iwan Setiawan itu, terus memantapkan permainan menyongsong bergulirnya Liga 1 2021/2022. Tetapi, belum ada legiun asing yang merapat sampai saat ini.

Mereka baru memperkenalkan 16 punggawa lokal saja untuk ajang musim ini. Tetapi, beberapa pilar trial pula terus hadir mencari peluang untuk mampu berlabuh dengan Laskar Joko Tingkir.

Tetapi, kualitas yang dimiliki mereka dipandang belum cukup oleh eks pelatih Persija Jakarta itu. Walaupun hadir dengan pengalaman mentereng, faktor itu bukan sebuah jaminan bagi sang arsitek.

“Ada pemain baru trial, satu Tangerang dan satu lagi dari Samarinda. Dua anak ini pernah berlatih di akademi amatir di Spanyol. Tetapi jujur saja walaupun sekilas, tetapi kami tim pelatih belum melihat sesuatu yang istimewa dari mereka,” ungkap Iwan.

Dirinya berkeinginan punggawa yang melakoni trial mampu mendatangkan sesuatu yang luar biasa yang mampu menjadi pembeda di Laskar Joko Tingkir musim ini. Mantan juru racik Persebaya Surabaya itu tidak peduli kalau pilar itu sebelumnya sempat tampil di Liga 3 sekalipun.

“Jadi kira-kira pemain yang datang ini, paling tidak kriterianya lebih bagus dari yang ada,” tandasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *