Jago Menyundul Bola, Pemain Asing Madura United Menawarkan Faktor Anyar Bagi Timnya

Madura United resmi memperkenalkan Rafael Silva sebagai rekrutan baru untuk musim ajang 2021/2022, Senin (14/06/2021) sore WIB. Kedatangan sang pilar sekaligus melengkapi kuota legiun asing tim asal Pulau Garam itu.

Sebelumnya, Laskar Sape Kerrab sudah punya Hugo Gomes alias Jaja (Brasil), Jaimerson (Brasil), dan Jacob Pepper (Australia) yang mengisi satu slot amunisi Asia. Dengan ini, slot empat pilar impor tim besutan Rahmad Darmawan itu sudah terpenuhi.

Amunisi berusia 30 tahun itu memang sengaja direkrut untuk menggantikan peran Bruno Lopes yang bermain kurang memuaskan di Piala Menpora 2021. Kehilangan Alberto Goncalves yang dipinjam ke Persis Solo pula menjadi dasar perekrutan Silva.

Nahkoda Madura United, Rahmad Darmawan, mengakui kalau dirinya meletakkan keinginan besar kepada striker asal Brasil itu. Terlebih, sang pilar sudah sempat tampil di Indonesia dua tahun yang lalu.

“Dia bukan orang baru di sepak bola Indonesia, dua tahun lalu dia pernah main di Barito Putera. Saya berharap dia bisa cepat beradaptasi dengan rekan-rekannya yang lain,” ujar pria yang akrab disapa RD tersebut.

Nahkoda asal Lampung itu sadar bila dirinya tidak memiliki banyak waktu lagi untuk menyiapkan Laskar Sape Kerrab. Kalau tidak melesat, sepak mula Liga 1 2021/2022 akan dilaksanakan kurag dari sebulan lagi.

Juru racik berusia 54 tahun itu mengakui kedatangan eks punggawa Barito Putera itu akan menambah opsi serangan yang dimiliki skuatnya. Kelebihan dalam mencari celah di kotak penalti musuh sudah tidak butuh dibimbangkan lagi.

Dimodali kemampuan duel udara yang baik, eks pemain Al-Shorta itu bisa melanjutkan operan-operan silang temannya dari lini sayap. Faktor itu sudah diperlihatkan ketika membela Barito Putera, pada musim pertama di Indonesia.

Dari 14 gol yang dicetak di Liga 1 2019, delapan gol diantaranya tercipta via tandukan kepala. Rizky Pora menjadi pilar yang paling mengetahui pergerakan amunisi berpostur tinggi 176cm itu dengan memberi tujuh assist dari delapan brace yang disumbangkannya via sundulan kepala.

“Saya rasa dalam taktik menyerang ada beberapa varian, ada wing play yang sering diakhiri dengan crossing. Ada combitional play, penetration, long range shot,” jelas RD.

“Di antara pemain-pemain yang Madura United punya, mereka memiliki kekuatan tersebut. Setiap pemain harus punya keunggulan berbeda-beda, sehingga kami punya varian permainan yang bisa dimodifikasi lebih bervariatif,” tandasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *