Nahkoda Arema FC Memiliki 2 Pertimbangan Sebelum Timnya Menghelat TC

Saat sebanyak tim sedang menghelat TC menyongsong kembali bertanding di Liga 1, Arema FC masih mempertimbangkan skema yang sama. Tim asal Malang itu saat ini masih berlatih normal serta menanti seluruh pilar berkumpul, baik yang sedang membela Timnas Indonesia maupun legiun asing.

Sejumlah tim kasta tertinggi Indonesia semakin serius menghelat persiapan usai izin ajang dari Kepolisian sudah terbit. Borneo FC, Bhayangkara Solo FC, dan Persipura Jayapura menghelat TC.

Tetapi, ada juga tim yang memilih latihan biasa lantaran beririt biaya, seperti Persib Bandung yang terang-terangan tidak mengadakan TC lantaran enggan menghamburkan dana.

Sementara itu, Singo Edan masih abu-abu. Arsitek Eduardo Almeida saat ini masih ingin menghelat latihan intensif disertai dengan uji tanding rutin tiap pekannya.

Tetapi, juru taktik berusia 43 tahun itu menyimpan keinginan memantapkan persiapan dengan TC. Faktor itu bakal dibahas saat susunan skuatnyan sudah komplit.

“Sekarang, masih ada banyak pemain muda yang ikut latihan. Ada yang ke Timnas Indonesia, pemain asing juga belum bergabung. Saya ingin pemusatan latihan dilakukan kalau komposisi tim sudah lengkap,” ujar pelatih Arema FC yang pernah menangani Semen Padang itu.

Selain itu, ada pertimbangan kedua tentang TC, yaitu ketersediaan musuh uji tanding. Bagi pelatih asal Portugal itu, menu itu wajib disertai dengan uji tanding untuk menjalankan analisa skuat.

“Sekarang kondisi masih pandemi. Bagi saya, pemusatan latihan harus ada laga uji coba karena nanti bicara soal detail tim dan itu bisa dievaluasi dalam laga uji coba tersebut,” ujar Eduardo Almeida.

Nantinya, eks juru latih Semen Padang itu bakal lebih dulu berdiskusi dengan manajemen Singo Edan untuk memperoleh kepastiannya. Faktor itu berkaitan dengan anggaran dana tim.

Singo Edan terakhit menghelat TC di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu, pada musim 2020. Saat itu, Arema dilatih Mario Gomez dan memiliki menu super berat dengan latihan fisik.

Sayang, hasilnya waktu itu belum tampak. Singo Edan cuma satu kali menang dan dua kali takluk dalam tiga partai awal Liga 1 2020. Usai itu, ajang mandek karena wabah virus Corona.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *