Nahkoda Anyar Arema Ladeni Tantangan Besar, Persiapan Singkat Kalau Liga 1 Sesuai Konsep

Arema FC belum merilis siapa juru latih anyar mereka. Tapi, nama Eduardo Almeida jadi calon terkuat. Sang pelatih pula mengaku sudah hubungan dengan Singo Edan dan berkeinginan bisa jadi juru latih kepala.

Terlepas dari faktor itu, sesungguhnya ada tantangan bagi arsitek anyar Singo Edan, yaitu mampu menyampaikan taktik yang diharapkan dengan cepat. Juru latih anyar cuma memiliki waktu sekitar setengah bulan melatih klub.

General Manager Arema, Ruddy Widodo menerangkan kalau nahkoda kepala ini bakal datang di Indonesia pada pertengahan Mei. Usai melakoni karantina di Jakarta, dia diusahakan telah datang dalam latihan setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

“Rencananya Arema latihan kembali 21 Mei. Kami akan upayakan pelatih baru sudah memimpin latihan. Jika berpatokan Liga 1 dimulai 3 Juli, waktunya tinggal satu setengah bulan saja. Semoga metode yang disampaikan pelatih baru ini bisa cepat diserap,” harapnya.

Ini menjadi tantangan bagi juru taktik. Apalagi, dia wajib lebih dulu mengadakan adaptasi dengan susunan klub yang ada. Ditambah lagi susunan legiun asing tim asal Malang itu masih kosong. Usai Piala Menpora 2021, Arema cuma latihan dengan 100 persen tim lokal.

“Pelatih pasti sudah memikirkan hal tersebut (kebutuhan pemain asing). Nanti nanti kami akan berdiskusi lebih lanjut,” sambungnya.

Sesungguhnya, saat ini Singo Edan telah mengusahakan tim mampu cepat adaptasi dengan juru racik anyar. Caranya, skuat nahkoda yang ada tetap memberi menu latihan untuk menjaga fisik pilar.

Ketika arsitek hadir, menu latihan langsung pada taktik strategi.

“Ibarat kendaraan, sekarang kami siapkan bensinnya dulu. Jadi pelatih kepala datang, pemain bisa langsung mengikuti strategi yang diinginkan seperti apa,” sambung pelatih sementara Arema, Kuncoro.

Cuma, susunan punggawa yang belum komplit akan jadi rintangan. Selain belum ada amunisi asing, ada dua punggawa depan yang absen, yaitu M. Rafli dan Kushedya Hari Yudo yang memenuhi panggilan Timnas Indonesia pada 1 Mei-12 Juni.

Ini jadi bahasan serius di tim juru latih. Lantaran di turnamen pramusim itu, Singo Edan tidak berhasil total karena banyak pilar anyar gabung beberapa hari menyongsong turnamen dihelat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *