Piala Menpora 2021: Juru Racik Bali United Mengakui PSS Sleman Lebih Bagus Dalam Adu Penalti

Beli United kalah 2-4 dari PSS Sleman via adu penalti usai tampil seri tanpa brace selama 2×45 menit. Nahkoda tim asal Pulau Dewata itu, Stefano Cugurra Teco, mengaku Super Elang Jawa lebih apik dalam babak penalti.

Arsitek asal Brasil ini pula menyebut pada babak pertama, kedua klub tampil apik dan banyak kesempatan untuk melesakkan gol. Selain itu, Serdadu Tridatu pula bermain dominan pada babak kedua.

Tetapi, kekuatan tim besutan Stefano Cugurra Teco itu berkurang lantaran I Made Andhika Pradana diganjar kartu merah pada menit ke-69.

“Setelah ada yang terkena kartu merah lebih susah, tetapi kami masih bisa bertahan dengan bagus sampai PSS Sleman tidak punya peluang untuk mencetak gol, tetapi dalam adu penalti mereka lebih bagus dari kami,” ujar Teco.

Ketidakberhasilan ini dipandang nahkoda berusia 46 tahun ini wajar, lantaran dalam setahun anak didiknya tidak melakoni laga sepak bola akibat wabah virus Corona.

“Saya pikir Piala Menpora ini sangat bagus buat Bali United dan semua tim bisa lihat yang kurang dan bagus, ini bagus buat kami ke depan,” kata Teco.

“Hari ini mungkin kami kurang pemain asing dan semua harus kembali kerja keras untuk menghadapi Piala AFC nanti,” cetus Teco.

Pada gelaran Piala AFC, Bali United terlabuh di Grup G. Mereka bakal meladeni wakil Vietnam, Hanoi, tim Kamboja, Boeung Ket, dan pemenangan dari babak playoff.

Sementara itu, pilar bertahan Serdadu Tridatu, Haudi Abdillah, memohon maaf kepada pendukung Bali United lantaran belum mampu menghasilkan yang terbaik di turnamen pramusim ini.

“Inilah sepak bola ketika mengontrol pertandingan babak kedua lebih baik tapi hasil akhir kami kecewa, sekarang kami harus lebih fokus lagi dalam latihan. Mohon maaf belum bisa menghasilkan yang terbaik,” ujarnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *