Piala Menpora 2021: Usai Dikalahkan Persebaya Surabaya, Madura United Incar Kebangkitan Meladeni Persela

Madura United bertekad bangkit usai ditaklukkan 1-2 oleh Persebaya Surabaya pada matchday kedua Grup C Piala Menpora 2021. Mereka mengincar kebangkitan ketika bertemu Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis malam (01/04/2021).

Klub asal Pulau Garam itu tercatat baru mencatatkan satu kemenangan dari dua laga yang sudah dijalani. Sebelum tumbang dari Bajol Ijo, Laskar Sape Kerrab sukses menang 1-2 atas PSS Sleman.

Nahkoda Madura United, Rahmad Darmawan, mengharapkan anak didiknya tampil lebih baik ketimbang ketika menghadapi tim asal Kota Pahlawan itu.

“Setelah pertandingan kedua kalah 1-2 dari Persebaya, kami terus mempersiapkan melawan Persela. Kami melakukan evaluasi apa yang perlu diperbaiki dalam pertandingan ini. Para pemain siap melaksanakan pertandingan ini,” ucap pelatih yang akrab disapa RD itu.

Laskar Joko Tingkir berlaga dengan bekal menahan seri PSS Sleman dengan skor kacamata alias 0-0. Hasil itu membuktikan bahwa lini belakang Persela tidak gampang ditembus oleh musuh.

Ditambah lagi, Persela sesungguhnya pernah memperoleh hukuman penalti pada injury time babak kedua meladeni Super Elang Jawa. Penjaga gawang Dwi Kuswanto yang bermain mengesankan berhasil mengamankan bola eksekusi Aaron Evans dalam laga itu.

Pelatih asal Lampung ini menyebutkan bahwa laga meladeni Laskar Joko Tingkir ini bakal berlangsung menarik lantaran kandidat musuh punya karakter permainan yang berlainan. Ini menjadi tantangan Laskar Sape Kerrab untuk mampu meraih kemenangan.

“Kami menghadapi lawan yang kami tahu punya kualitas bagus. Mereka mampu menahan PSS Sleman dengan permainan yang menarik,” ungkap arsitek tim berusia 54 tahun tersebut.

“Ini sebuah tantangan yang harus bisa dijawab oleh pemain Madura United. Kami harus tampil dengan semangat motivasi tinggi dan berusaha mengatasi kesulitan di lapangan,” imbuhnya.

Di sisi lain, tim besutan Rahmad Darmawan ini kehadiran David Laly yang baru datang dari Jayapura. Sang pemain masih dalam suasana duka dengan meninggalnya sang ayah. Kemungkinan, dia belum mampu bermain ketika Laskar Sape Kerrab bersua dengan Persela Lamongan.

“Kami harus bersabar mengembalikan kondisi mental David Laly. Dia pasti dalam kondisi dukacita, dan kondisi fisik lelahnya perjalanan Jayapura menuju Bandung, dengan dalam beberapa hari tidak latihan. Tentu kami harus berhitung menyiapkan David mungkin di pertandingan berikutnya,” ucap RD.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *