Melvyn Lorenzen Tidak Sabar Melakoni Debut Bareng Persela Lamongan di Piala Menpora 2021

Bomber asing Persela Lamongan, Melvyn Lorenzen, sudah menjalani latihan pertamanya bareng tim di Bandung sejak Selasa (30/03/2021). Dia sudah melewati masa karantina selama lima hari usai menempuh perjalanan dari Inggris.

Amunisi berpaspor Inggris dan Jerman itu sendiri baru sekitar seminggu berada di Indonesia. Dia menempuh perjalanan panjang dari Inggris dan datang di Tanah Air pada pekan lalu, Rabu 24/03/2021). Usai satu pekan, dia sudah siap berlaga.

Punggawa berusia 26 tahun ini mengaku amat bahagia mampu berlabuh dengan klub asal Kota Soto itu. Dia merasa tidak kesusahan beradaptasi lantaran seluruh pihak di klub membantunya.

“Tak ada kesulitan. Semua orang sangat baik dan ramah. Setelah baru satu hari, saya merasa cukup nyaman bersama tim ini. Saya berharap akan segera belajar lebih banyak,” ucap Melvyn Lorenzen kepada Bola.com, Rabu malam (31/03/2021).

Pilar berpostur tinggi 189cm itu diperkirakan akan menjalani duel debutnya bareng Laskar Joko Tingkir pada Kamis (01/04/2021) malam. Kebetulan, Persela akan bertemu dengan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Pemain kelahiran Inggris ini tidak mengalami halangan administrasi untuk absen dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 ini. Dia merasa sudah banyak mengadakan persiapan mantap dan tidak sabar memulai kiprah bareng Laskar Joko Tingkir di duel ini.

“Persiapan saya seperti sudah dimulai, selama karantina saya sempat menonton pertandingan Piala Menpora dan mencoba memahami bagaimana sepak bola dimainkan di sini,” ucap mantan pemain Werder Bremen itu.

“Selain itu tidak ada yang luar biasa. Saya sudah tidur nyenyak, makan enak, dan memastikan saya siap bermain. Saya sangat percaya diri dengan kualitas saya dan saya dapat membantu tim meraih prestasi,” imbuh pemain berpostur 189 cm itu.

Eks punggawa Werder Bremen itu sesungguhnya merupakan amunisi yang berposisi asli sebagai striker sayap bareng tim-tim yang diperkuatnya sebelumnya. Tetapi, dia pula mampu dimainkan sebagai ujung tombak kalau dibutuhkan.

Keberadaan mantan pemain Karpaty Lviv ini tentu bakal menambah kekuatan sayap Laskar Joko Tingkir yang selama ini mengandalkan kecepatan. Tetapi, sang pilar tidak dikontrak hingga musim 2021 berakhir, melainkan cuma di turnamen pramusim ini.

“Kontraknya sampai Piala Menpora saja, bisa dibilang trial. Kami akan memantau penampilan dia seperti apa. Kalau memang sesuai dengan kebutuhan, tentu kami akan memberi tawaran kontrak perpanjangan untuk Liga 1,” ujar manajer Persela Lamongan, Edy Yunan Achmadi, kepada Bola.com, Rabu (24/03/2021).

Eks bomber ADO Den Haag itu tercatat sebagai pilar yang punya tiga kewarganegaraan sekaligus. Sang amunisi memperoleh paspor Inggris lantaran lahir di negara itu, tepatnya di Kota London. Sedangkan dua paspor lainnya diperoleh dari orang tua, yaitu Uganda dan Jerman.

Ayahnya merupakan pria berdarah Uganda, sedangkan ibunya adalah orang Jerman. Meskipun lahir di Inggris, Lorenzen tercatat memulai karier profesionalnya di Jerman bareng tim Bundesliga, Werder Bremen.

Dia tercatat memperkuat Werder Bremen selama tiga musim pada 2013-2016 dengan mencatatkan total 14 performa. Usai itu, kariernya berlanjut ke Belanda dengan berlabuh dengan tim Eredivisie, ADO Den Haag. Terakhir, dia berkostum Karpaty Liev, tim Ukraina.

Meskipun banyak berkarier di Eropa, amunisi yang baru digaet Persela Lamongan itu, kemudian memutuskan untuk memperkuat Timnas Uganda mengikuti darah keturunan dari sang ayah. Dia baru melakoni satu di pertandingan di Timnas Uganda pada 2016.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *