Arema FC Frustrasi di Piala Menpora 2021, Punggawa Pernah Panas dan Tidak Bisa Tidur Pulas

Kiprah Arema FC di Piala Menpora 2021 menjumpai jalan terjal. Penyebabnya, mereka cuma memetik satu angka dari dua laga awal Grup A di Stadion Manahan, Solo.

Tren negatif ini merembet kepada keadaan internal tim. Nahkoda sementara Singo Edan, Kuncoro mengakui kalau anak didiknya pernah ‘panas’ meladeni keadaan seperti ini.

“Waktu water break di pertandingan lawan PSIS, beberapa pemain sempat mengutarakan kekecewaannya. Ada yang coba mendorong rekan-rekannya agar lebih maksimal. Tidak membuang peluang atau mudah kehilangan bola. Tapi itu wajar, tujuannya saling mengingatkan agar bisa bangkit,” jelas Kuncoro.

Tentu pilar tim asal Malang ini tidak bakal merasakan suasana seperti ini kalau mereka memperoleh hasil positif dalam dua partai awal.

Selain suasana panas itu, amunisi klub kebanggaan Aremania itu tidak mampu tidur pulas malam hari setelah ditaklukkan Barito Putera. Ada penyesalan besar lantaran mereka memiliki kesempatan untuk tampil seri atau bahkan memenangi laga.

Penalti tidak berhasil menjadi gol, ada pula yang sontekan di depan gawang masih meleset.

“Tidak bisa tidur waktu itu. Masih shock semua. Tapi saya sampaikan kepada pemain. Andaikan waktu itu imbang, tetap kami harus memainkan laga terakhir sebagai penentuan. Jadi, lupakan hasil sebelumnya, kuncinya ada di pertandingan besok. Alhamdulillah semua sudah bisa fokus kembali,” sambung legenda Arema FC ini.

Sesungguhnya ini bukan tugas anyar bagi Kuncoro untuk menenangkan punggawa. Selama jadi asisten arsitek Singo Edan, satu di antara tugasnya membikin pilar merasa nyaman.

Dia dapat peran sebagai jembatan juru racik kepala dengan amunisi. Bedanya, Kuncoro sebelumnya membikin suasana klub mencari dengan candaan. Kini dia mengadakan pendekatan lebih serius.

Butuh diketahui, Singo Edan jarang merasai momen seperti ini di fase grup. Kebanyakan turnamen pramusim, Arema main di markas sendiri lantaran ditunjk sebagai tuan rumah.

Kali ini, mereka wajib tampil di Solo ditambah dengan permasalahan minim persiapan. Singo Edan baru latihan dengan tim komplit H-4 sebelum bertolak ke Solo. Ada 5 pilar yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia dan ada juga yang mengalami cedera.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *