Persela Lamongan Berupaya Mendatangkan Legiun Asing di Piala Menpora, Tapi Terkendala

Persela Lamongan masih belum punya punggawa asing untuk bermain di Piala Menpora 2021. Sejauh ini, tim mereka diisi oleh para pilar lokal selama persiapan turnamen pramusim tersebut.

Manajer Laskar Joko Tingkir, Edy Yunan Achmadi, mengatakan pihaknya sekarang tengah berupaya untuk memperoleh legiun asing. Tetapi, mereka meladeni halangan pengurusan visa bagi para amunisi asing yang hadir dari luar negeri.

“Sampai hari ini, kami masih berusaha mendatangkan pemain asing. Kami ingin memberikan trial untuk pemain asing di Piala Menpora ini. Kalau hasilnya bagus, sangat mungkin kami lanjutkan ke kompetisi,” kata Yunan kepada Bola.com, Senin (15/03/2021).

Pihak imigrasi Indonesia memperketat kehadiran warga negara asing yang ingin ke Tanah Air. Faktor ini tidak terlepas dari wabah virus Corona yang masih belum kunjung reda.

“Tapi, kami menghadapi kendala pengurusan visa. Mendatangkan pemain asing ke Indonesia ini tidak mudah untuk mendapatkan visa. Kami memohonkan dispensasi rekomendasi, baik itu PSSI maupun Kemenpora, untuk kemudahan imigrasi,” imbuh pria asli Lamongan itu.

Tim asal Kota Soto ini sesungguhnya punya dua pilar yang masih terikat masa kerja, yaitu Marquinhos dan Brian Ferreira. Tetapi, winger berusia 28 tahun itu sekarang dipinjamkanke tim Rumania, sedangkan pemain berusia 26 tahun ini masih berada di negara asalnya, Argentina.

Beberapa tim lain memperoleh kemudahan dalam menghadirkan pilar asing karena mereka berstatus punggawa lama. Atau, sang amunisi memilih menetap di Indonesia sehingga tidak butuh visa masuk ke Tanah Air seperti yang terjadi pada winger Madura United, Jacob Pepper.

“Untuk pemain asing yang lama dan punya kitas (kartu izin tinggal terbatas) lebih mudah. Atau, ada juga klub yang merekrut pemain asing yang masih tinggal di Indonesia. Sedangkan kami ingin mendatangkan pemain baru,” ucap Yunan.

“Kalau memang ada pemain asing yang tinggal di Indonesia, kami berusaha merekrutnya. Tapi, ini jumlahnya tidak banyak. Kami sudah meminta tolong ke agen, kebanyakan pemain mereka sudah kembali ke negaranya,” tambahnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *